Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 132 Orang, Eks Striker Real Madrid dan PSM: Suporter Indonesia Fanatik tapi..

Ia menegaskan bahwa selama berkarier di PSM Makassar, dirinya selalu aman dengan militansi para suporter lokal.

Galih Prasetyo
Rabu, 12 Oktober 2022 | 06:00 WIB
Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 132 Orang, Eks Striker Real Madrid dan PSM: Suporter Indonesia Fanatik tapi..
Penyerang PSM Makassar, Eero Markkanen (tengah) merayakan golnya ke gawang Kaya FC bersama rekan-rekannya, dalam laga matchday keempat Grup H Piala AFC 2019 di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (17/4/2019) sore WIB. [Twitter resmi Piala AFC]

SuaraBekaci.id - Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 suporter Arema atau Aremania pada 1 Oktober 2022 menjadi duka bagi sepak bola Indonesia.

Pecah tragedi Kanjuruhan tak lepas dari masuknya sejumlah suporter ke lapangan pasca laga Arema vs Persebaya.

Masuknya sejumlah suporter ke lapangan yang kemudian membuat polisi menembakan gas air mata. Kondisi ini membuat suporter panik dan berhamburan ke luar stasion.

Mirisnya, sejumlah pintu di Stadion Kanjuruhan justru tertutup rapat. Ratusan suporter pun merenggang nyawa.

Baca Juga:Polisikan Ade Armando Buntut Sebut Suporter Arema Sok Jagoan, Pengacara: Mendiskreditkan Aremania

Terkait insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan, salah satu eks pemain di Liga Indonesia, Eero Markkanen mengaku bahwa suporter Indonesia memang dikenal sangat fanatik dan militan.

Kepada media Finlandia, Iltalehti.fi, Markkanen menggambarkan supoter bola di Indonesia akan selalu membangkit gairah dan emosi saat pertandingan.

Namun ia menegaskan bahwa selama berkarier di PSM Makassar, dirinya selalu aman dengan militansi para suporter lokal.

Ia pun menceritakan momen saat bertanding bersama PSM. Saat itu, ia harus naik mobil tentara demi menghindar dari lemparan suporter lawan.

"Ketika kami pergi untuk memainkan final piala, kami pergi ke sana dengan mobil tentara. Itu karena kita tidak bisa menggunakan bus agar terhindar dari lemparan suporter lawan," ucap eks pemain Real Madrid tersebut.

Baca Juga:Komnas HAM Klaim Punya Video Kunci Awal Mula dari Tragedi Kanjuruhan

"Di sana memang harus ada persiapan lebih untuk menggelar pertandingan, apalagi jika kondisinya semakin memanas," ungkapnya.

Sementara itu, korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dilaporkan bertambah satu orang, sehingga secara keseluruhan menjadi 132 orang.

Spesialis Anastesi Konsultan ICU dr Arie Zainul Fatoni di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa mengatakan bahwa korban meninggal dunia pada pukul 14.25 WIB usai mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar.

"Kami ucapkan belasungkawa terhadap meninggalnya Helen Prisela pukul 14.25 WIB, karena mengalami oksigenasi yang ke paru-parunya sangat jelek, sehingga mengalami gagal napas akut," katanya mengutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini