Video Keceriaan yang Berubah Jadi Kengerian Saat Pecah Tragedi Kanjuruhan: Pak, Bukain Bawa Anak Kecil!

"Video sebelum asap gas air mata sampai di tribun VVIP. Ini gas air mata bener-bener sakit di mata dan hidung,"

Galih Prasetyo
Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Video Keceriaan yang Berubah Jadi Kengerian Saat Pecah Tragedi Kanjuruhan: Pak, Bukain Bawa Anak Kecil!
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

SuaraBekaci.id - Video-video yang memperlihatkan kengerian di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 berseliweran di laman sosial media. Terbaru, viral video yang memperlihatkan momen bahagia keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak kecil.

Pada video tersebut, terlihat ekspresi bahagia dari si ibu, ayah dan anak memberi dukungan untuk Arema yang bertanding melawan Persebaya pada hari kelabu itu.

"Sebelum ada gas air mata," tulis keterangan pengunggah video tersebut. Dalam video terlihat juga, gelang tiket pertandingan Arema vs Persebaya yang memperlihatkan keluarga kecil tersebut berada di VVIP.

Kecerian dan kegembiraan itu berubah menjadi horor setelah pertandingan berakhir. Gas air mata yang ditembakkan polisi ke arah tribun penonton membuat kepanikan melanda suporter di Kanjuruhan.

Baca Juga:Komnas HAM Periksa Polisi dan TNI, Hasil Investigasi: Pemantik Tragedi Kanjuruhan Diduga karena Gas Air Mata

"Gas air mata," tulis si pengunggah video dengan memperlihatkan kondisi Stadion Kanjuruhan yang ricuh dan kabut akibat tembakan gas air mata di sejumlah titik stadion.

"Video sebelum asap gas air mata sampai di tribun VVIP. Ini gas air mata bener-bener sakit di mata dan hidung. Hidungku sampai sekarang rasanya masih sakit. Anakku sampai batuk-batuk," cerita si pengunggah video.

Menurut si pengunggah video, saat kejadian berlangsung, ia, suami dan anaknya itu berusaha untuk keluar dari stadion. Namun sempat tertahan karena pintu tertutup.

"Pak bukain bawa anak kecil, Akhirnya cuma kita aja yang bisa keluar. Lainnya gak boleh. Ntah kenapa begitu aku masih gak paham. Allahh kasih jalan buat aku, suami dan anakku," tulisnya.

Ratusan orang menjadi korban di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, tempat berlangsungnya pertandingan Arema FC vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022-23.

Baca Juga:Fans K-Pop Open Donasi untuk Korban Kanjuruhan, Kumpulkan Dana hingga Ratusan Juta

Liputan tim Malang Suara.com dengan judul "Kengerian di Pintu 13, yang Sebenarnya Terjadi saat Tragedi Kanjuruhan" jadi trending topic di laman Twitter.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini