Granat Asap dan Puluhan Amunisi di Kontrakan Bekasi Diduga Kepunyaan Mantan Prajurit AU

"Terus yang ngontrak ini meninggal, udah pindah sekian lama udah beberapa bulan yang lalu," ucapnya.

Galih Prasetyo
Selasa, 27 September 2022 | 13:30 WIB
Granat Asap dan Puluhan Amunisi di Kontrakan Bekasi Diduga Kepunyaan Mantan Prajurit AU
Temuan granat asap di rumah kontrakan salah satu warga, Ibu Umroh. Jalan Kemang Sari II Rt. 02/011, Jatibening baru Kecamatan Pondok Gede (Ist)

SuaraBekaci.id - Publik dibuat geger dengan penemuan granat dan sejumlah peluru tajam di sebuah kontrakan kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Temuan granat asap dan amunisi tajam di rumah kontrakan salah satu warga, Ibu Umroh. Jalan Kemang Sari II Rt. 02/011, Jatibening baru Kecamatan Pondok Gede.

Korlap satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi Amir, mengatakan pihaknya mengetahui kejadian tersebut pada senin (26/09) sekitar pukul 17.00 WIB, "Katanya sih iya baru semalam dikirimin," tambah Amir.

Amir menyebut temuan granat asap dan amunisi tajam di kontrakan ibu Umroh tersebut milik salah satu anggota Tentara Nasional Indonesia, Angkatan Udara.

Baca Juga:Geger Temuan Granat Asap dan Peluru Tajam di Kontrakan Pondok Gede, Polisi Lakukan Sterilisasi

"Jadi informasi yang didapat barang barang itu milik di mantan pengontrak yang ada di sana katanya dia dulu bekas anggota TNI AU," ucapnya.

Amir menambahkan dugaan pemilik barang tersebut sudah wafat dan sudah lama tidak menempati kontrakan tersebut.

"Terus yang ngontrak ini meninggal, udah pindah sekian lama udah beberapa bulan yang lalu," ucapnya.

Amir menyebut sang pemilik kontrakan ibu Umroh awalnya berniat membersihkan kontrakan miliknya karena sudah lama tidak ditempati.

"Terus pas si pemilik kontrakan ini lagi beres-beres, menemukan barang-barang itu granat asap dan beberapa peluru," ucapnya.

Baca Juga:Granat Aktif Ditemukan di Kebun di Empat Lawang Sumsel, Diledakan di Belakang Polsek

Atas kejadian tersebut barang bukti yang ditemukan antara lain satu buah granat asap buatan Pindad, 26 butir amunisi kaliber 38 mm jenis pistol, 15 butir amunisi kaliber 38 spesial, 1 butir amunisi tajam kaliber 5,6 mm, dan 98 butir amunisi kaliber 9 mm yang sudah berkarat.

Berita Terkait

Langkah tersebut kata Junaedi juga bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

bekaci | 19:02 WIB

Bukti SD negeri tidak jadi pilihan siswa, karena SD negeri kualitasnya pas-pasan,

bekaci | 16:13 WIB

Ngeluh lah mahal banget ya bu katanya gitu, ya habis gimana kita juga beli mahal ya, ujarnya.

bekaci | 14:30 WIB

Memang ada plus minusnya, kalau yang tertutup itu memang kewenangan partai menjadi kuat," kata Adi.

bekaci | 21:48 WIB

Spanduk-spanduk besar dengan gambar wajah para pejabat negara yang dibawa oleh ahli waris memiliki harapan mendalam untuk penyelesaian persoalan tanah Tol Jatikarya.

bekaci | 17:48 WIB

News

Terkini

Kenaikan telur ini sekitar habis lebaran. Normalnya kan Rp26 ribu sampai Rp28 ribu,

News | 15:26 WIB

"Pilkades Serentak 2024 untuk 154 desa kemungkinan besar ditunda karena alasan khusus," kata Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Rahmat Atong

News | 13:18 WIB

Seorang ibu dan anak jadi korban kecelakaan sepeda motor di Jalan Raya Sultan Agung, Kranji, Kota Bekasi, Selasa (30/5) malam.

News | 23:31 WIB

Kasus pembuangan bayi tahun ini melonjak drastis. Sebab, tahun 2022 lalu hanya ada dua kasus pembuangan bayi di Kabupaten Bekasi.

News | 18:25 WIB

Belum membongkar sejauh peralatannya, jadi peralatannya belum di sentuh sama mereka (polisi), ucapnya.

News | 16:29 WIB

Bank Mandiri memiliki berbagai produk perbankan yang bisa digunakan untuk bertransaksi di kawasan Damai Indah Golf PIK Course.

News | 22:23 WIB

Kasus pertama pembuangan bayi terjadi di Jalan Masjid Al Futukh Kampung Kebon Dusun III Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

News | 21:10 WIB

Dia spesialis, sudah 20 kali, kata Kapolsek Pondok Gede, Kompol Dwi Haribowo.

News | 15:50 WIB

"Terekam kamera CCTV sekolah para pelaku pembacokan di kampung bojong tua jatimakmur berjumlah 6 orang dengan 3 sepeda motor,"

News | 14:46 WIB

Peristiwa tersebut mendapatkan sorotan dari netizen. Warganet dibuat heboh sekaligus heran dengan aksi seorang pria misterius tersebut.

News | 20:37 WIB

Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Kadiskominfostandi) Kota Bekasi buka suara soal running text bernada kritikan terhadap Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto

News | 21:58 WIB

"Kenapa kami baru turun karena belakangan ini yang lagi viral itu dampak Lampung efek, selain itu kecenderungan masyarakat sekarang kritikan soal jalan jadi lebih ramai,"

News | 21:49 WIB

Summarecon Mall Bekasi (SMB) untuk ketiga kalinya kembali menggelar event bagi para pecinta hewan peliharaan dan tanaman hias

Lifestyle | 21:30 WIB

Rahmat Effendi juga mendapat hukuman yakni pencabutan hak politik selama tiga tahun, dimulai sejak ia menuntaskan pidana pokoknya.

News | 18:42 WIB

Muncul running text di RSUD Bantarfebang dengan narasi RAPORT MERAH!!! PLT WALI KOTA BEKASI TRI ADHIANTO BOBROK & PECAT POL PP EKO YANG BERTINDAK REPRESIF!!!.

News | 14:40 WIB
Tampilkan lebih banyak