Jokowi Disebut Kabur dari Pendemo Kenaikan BBM, Ngabalin: Agenda Presiden Diatur Tiga Bulan Sebelumnya

Dia meminta jangan ada yang menyebar fitnah soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait aksi demonstrasi berbagai elemen masyarakat yang menolak kenaikan harga BBM.

Andi Ahmad S
Rabu, 14 September 2022 | 09:15 WIB
Jokowi Disebut Kabur dari Pendemo Kenaikan BBM, Ngabalin: Agenda Presiden Diatur Tiga Bulan Sebelumnya
Ali Mocthar Ngabalin. [Dok.Hops.id]

SuaraBekaci.id - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin turut memberikan tanggapan, soal tuduhan Presiden Joko Widodo menghilang saat didemo kenaikan BBM.

Sebelumnya diketahui, Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, menyebut tidak ada satupun perwakilan dari Istana yang mau menghampiri massanya saat menggelar aksi demo tolak kenaikan BBM di dekat Istana Negara, Jakarta, pada Senin (12/9/2022).

Dia meminta jangan ada yang menyebar fitnah soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait aksi demonstrasi berbagai elemen masyarakat yang menolak kenaikan harga BBM.

"Jangan membuat penyebaran fitnah di mana-mana karena agenda presiden (bukan) baru diatur seminggu, dua minggu. Agenda presiden diatur tiga bulan sebelumnya, termasuk seperti kunker Pak Presiden ke Maluku Utara," kata Ngabalin, mengutip dari WartaEkonomi - Jaringan Suara.com.

Baca Juga:Nama Jenderal Ini Disebut-Sebut Seimbang Hadapi Hacker Bjorka, Benarkah?

Ngabalin juga menegaskan kalau Istana tidak menutup diri terhadap para pendemo yang hendak menyampaikan aspirasinya. Pihak Kantor Staf Presiden, kata Ngabalin, tetap berada di lingkungan Istana untuk berjaga-jaga apabila ada perwakilan aksi yang mau menyampaikan aspirasi secara langsung.

"Kantor staf presiden beserta seluruh aparatnya termasuk kepala staf ada di tempat sehingga jangan pernah ada orang yang menyebarkan berita-berita bohong terkait dengan fitnah bahwa setiap demonstrasi bapak presiden tidak ada di tempat," ujarnya.

Lebih lanjut, Ngabalin juga mengeklaim kalau tidak ada yang tidak mungkin apabila Jokowi menemui para pendemo secara langsung. Hanya saja, hal tersebut tidak bisa dilakukan apabila Kepala Negara harus menjalankan kunjungan kerja ke luar kota.

Meski demikian, masih ada anggota Staf Presiden yang bisa mewakilinya.

"Tidak ada yang mustahil kalau pas kebetulan dengan jadwal presiden jadwal di tempat, beberapa kali kan saya lakukan itu, KSP lakukan itu gak ada maslaah. Bahkan ada yang datang tidak pakai sandal kami bawa dan itu bukan kami atur-atur, dia datang saja, kapan berapa orang dia mau, kita kasih presiden, saya orangnya yang kasih ketemu Presiden," pungkas Ngabalin.

Baca Juga:Kunker Ke Maluku Hari Ini, Berikut Agenda Lengkap Presiden Jokowi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini