Saat itu diakui Abay bahwa dia sempat melihat pemberitaan mengenai kecelakaan tersebut. Ayah korban juga sempat mengomentari berita itu.
"nah itu gua liat berita itu, lah ini mah depan SD bokapnya nggak tau kalau itu anaknya si Ridho meninggal, kata bokapnya 'wah itu kecelakaan depan SD udah biasa itu'," cerita Abay.
Abay lebih dulu menerima kabar kematian temannya karena ponsel milik Ayah Edo sedang tidak bisa di hubungi.
"Handphone bokapnya pas bangat mati, nah gua ada info di Whatsapp. Gua mau ngomong sama bokapnya gimana ini, gua bingungkan," tambah Abay.
Baca Juga:Ridwan Kamil Bertakziah ke Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Truk Kontainer di Bekasi
Abay dalam kebingungan mengetahui kabar temannya tewas, hingga dirinya tidak berani menyatakan kepada Ayah Edo, bahwa anaknya sudah tewas.
"Nah terus bapaknya ngecas HPnya tuh, abis ngecas nyalain, telpon masuk nih (baru dapat) anaknya meninggal," kata Abay.
Mendapat kabar itu, ayah Edo pun langsung lemas dan sempat bersandar di bahunya.
"Di sini tidur (bahu) sama gua (lalu) pingsan, namanya anak posisi bapaknya lagi di Daan Mogot," ungkap Abay.
Kontributor : Danan Arya