Pengamat Sebut Pemerintah Naikan Harga BBM untuk Hindari Krisis APBN

"Menurut saya, penyesuaian harga ini memang tidak bisa dihindari, ya. Untuk menghindari mudarat yang lebih besar, krisis APBN," kata Azyumardi.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 01 September 2022 | 18:49 WIB
Pengamat Sebut Pemerintah Naikan Harga BBM untuk Hindari Krisis APBN
ILUSTRASI - Antrean konsumen Pertalite di SPBU Cacaban, Rabu (31/8/2022). [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

SuaraBekaci.id - Pemerintah dinilai melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) untuk menghindari dampak negatif lebih besar yaitu krisis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu diungkapkan pengamat sosial Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Prof. Azyumardi Azra dalam webinar bertajuk "APBN Tertekan: Subsidi BBM Solusi atau Ilusi?” yang disiarkan di kanal YouTube Moya Institute, Kamis (1/9/2022).

"Menurut saya, penyesuaian harga ini memang tidak bisa dihindari, ya. Untuk menghindari mudarat yang lebih besar, krisis APBN," kata Azyumardi.

Pemerintah Indonesia menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) guna mengatasi subsidi yang membebani keuangan negara akibat fluktuasi harga minyak dunia.

Baca Juga:Jeritan Rakyat Soal Rencana Kenaikan BBM: dari Nelayan sampai Sopir Angkot

Pemerintah menyiapkan anggaran subsidi dan kompensasi BBM dan listrik hingga Rp 502 triliun dan diperkirakan merangkak naik mencapai Rp 698 triliun sebagai imbas melonjaknya harga energi dan juga pangan yang dipicu perang Rusia-Ukraina.

Menanggapi kebijakan tersebut, Direktur Eksekutif Moya Institute Heri Sucipto mengatakan bahwa langkah penyesuaian harga BBM bersubsidi memang tidak terelakkan, seperti yang terjadi juga di masa lalu.

"Namun, penting dicari formula yang tepat agar kehidupan sosial-ekonomi masyarakat tidak terlalu terdampak," ucap Heri.

Pembicara lainnya, pengamat ekonomi senior UGM Sri Adiningsih menuturkan bahwa APBN memang perlu dijaga supaya tidak mengalami defisit.

Pasalnya, tutur Sri Adiningsih melanjutkan, APBN itu berfungsi bukan hanya untuk subsidi BBM, melainkan juga untuk memitigasi dampak pandemi COVID-19 dan untuk memulihkan perekonomian nasional.

Baca Juga:Pengalihan Subsidi BBM ke Bansos Dinilai Bisa Jaga Daya Beli Masyarakat

Oleh sebab itu, Sri Adiningsih beranggapan, keinginan pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM tentu saja didasarkan banyak pertimbangan. Menurutnya, bukan sekadar menjaga stabilitas APBN, melainkan juga memacu kesejahteraan masyarakat (public spending), dan kesiapan dukungan anggaran bagi penyelesaian masalah lainnya.

News

Terkini

Pemkab Bekasi juga melaksanakan kegiatan pemulihan trauma atau trauma healing di empat tenda pengungsi sekaligus membagikan mainan anak-anak

News | 19:04 WIB

"Kita tuntut bisa naik 25% atau sekurang-kurangnya 13%,"

News | 17:55 WIB

Orang Muaragembong hadir di Piala Dunia 2022 dan buat heboh sosial media.

News | 17:05 WIB

Penunjukkan Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal dianggap tepat oleh sejumlah pihak.

News | 15:50 WIB

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Erina mengajak para pengikutnya untuk follow akun usaha dari Kahiyang Ayu.

News | 12:30 WIB

Mirisnya lagi, ibu itu dipasung di tengah hutan tanpa alas dan tempat teduh sehingga kepanasan dan kehujanan.

News | 09:52 WIB

Ragil Mahardika seolah memberikan sindiran atas sikap Ria Ricis ketika memomong buah hatinya, Baby Moana.

News | 09:48 WIB

Pengakuan Predator Anak SD di Kota Bekasi: Nggak Sengaja, Pria Diduga ODGJ Salat Ditengah Jalan Sukabumi

News | 09:10 WIB

Sejumlah netizen melayangkan komentar miring karena suami Jessica Iskandar itu dinilai tak membantu sang istri yang kabarnya terlilit utang cicilan KPR.

News | 08:07 WIB

Untuk diketahui, PT Heinz ABC Indonesia melakukan perluasan pabrik makanan dan minuman di Karawang untuk mengatasi pengangguran.

News | 23:30 WIB

Menurut Komeng nama tenarnya, yang juga merupakan Pengurus Bidang Bencana PMI Kabupaten Bogor, pemulihan trauma untuk para penyintas

News | 22:57 WIB

Begini respon Ridwan Kamil saat ditanya wacana gabung ke partai Golkar.

News | 20:05 WIB

Setelah kabur sampai ke Batam, predator anak SD di Kota Bekasi berhasil ditangkap.

News | 19:25 WIB

Askot PSSI Bekasi Bakal Gelar KLB, Suporter Ingatkan Hal Penting Ini.

News | 17:09 WIB

Banyak masyarakat yang datang ke lokasi Gempa Cianjur hanya sekedar menonton dan penasaran dengan kondisi lokasi gempa.

News | 16:13 WIB
Tampilkan lebih banyak