Dua ratus pasukan itu kata Kong Usman kemudian sempat terlibat pertempuran melawan Belanda di Kaliabang, Bungur, Kota Bekasi.
"Orang Jepang udah nyerah, Belanda masuk lagi pengen gantiin Jepang (untuk menjajah)," kata Kong Usman.
Kong Usman juga sempat bercerita saat dirinya dikepung oleh pasukan Belanda. Saat itu kata dirinya, ia harus memutar otak agar pasukannya bisa meloloskan diri dari kepungan tentara Belanda.
Ia pun meminta pasukannya untuk membentuk formasi huruf A untuk menahan gempuran pasukan Belanda.
Baca Juga:Penghormatan untuk Pejuang dr Saiful Anwar
“Ada yang nanya anak buah, Pak itu gimana, kita udah kelingkung letter O, mendingan kita nyerah aja pak, "siapa yang nyerah"? Daripada lu ditembak Belanda mendingan gua yang nembakin lu,” tegas Kong Usman.
"Gua bikin di dalam tenda (formasi) letter A, satu pintu gue tembakin pake senjata” tambahnya.
Pertarungan sengit tersebut akhirnya membuahkan hasil yang baik, Kong Usman dan para anggotanya pun bisa selamat keluar dari kepungan Belanda.
Kong Usman pun selalu mengucapk syukur nyawa dari pasukannya bisa ia selamatkan dari pasukan Belanda berkat strateginya.
“Gue yang bikin strategi, 40 orang, satu pintu, duer Der der,der , der, ini kiri kanan tar Tor tar Tor pada kebuka pada kabur tuh Belanda, Lalu pas gue keluar anak buah gue semuanya ada 40 orang selamat,” kenang Kong Usman.
Baca Juga:Disindir Kerap Kalah Lawan Jokowi, Prabowo Subianto: Bagi Seorang Pejuang, Jatuh Itu Biasa
Kontributor : Danan Arya