facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tarif Integrasi TransJakarta, MRT dan LRT Bakal Kembali Dibahas Minggu Depan

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 17 Mei 2022 | 14:38 WIB

Tarif Integrasi TransJakarta, MRT dan LRT Bakal Kembali Dibahas Minggu Depan
ILUSTRASI - Para pekerja beraktivitas di proyek revitalisasi Halte TransJakarta Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tarif integrasi antarmoda transportasi itu diusulkan dengan tarif Rp 10 ribu.

SuaraBekaci.id - Sekretaris Komisi B DPRD DKI Pandapotan Sinaga mengatakan pihaknya berencana untuk membahas kembali soal tarif integrasi antarmoda transportasi di Jakarta yang terdiri dari TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta melalui JakLingko pada pekan depan.

Sebelumnya, tarif integrasi antarmoda transportasi itu diusulkan dengan tarif Rp 10 ribu.

Namun, ia belum memastikan rencana pembahasan kembali soal tarif integrasi itu.

Adapun rapat terakhir soal integrasi tarif sudah mencapai pembahasan persetujuan pada akhir Maret 2022 yang diadakan Komisi B dan C DPRD DKI bersama Dinas Perhubungan DKI dan jajaran BUMD bidang transportasi.

Baca Juga: Taufik Gerindra: Dari 3 Nama Calon Pj Gubernur DKI, Heru yang Paling Tepat

Namun, dalam rapat tersebut masih belum mencapai kata sepakat mengingat masih ada penolakan anggota DPRD DKI.

Anggota dewan meminta Pemprov DKI untuk mengkaji kembali soal penyatuan tarif tiga moda transportasi umum yang awalnya direncanakan berlaku pada April 2022.

DPRD DKI menilai integrasi tarif tiga moda, yaitu TransJakarta, MRT, serta LRT, berhubungan langsung dengan beban subsidi yang digelontorkan melalui APBD DKI.

"Belum ada putusan. Waktu rapat terakhir itu hasilnya belum ada," imbuh politikus PDI Perjuangan DKI tersebut, Selasa (17/5/2022) dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak menilai jika sudah terlaksana maka dikhawatirkan membebani keuangan daerah karena sebagian besar pengguna juga bukan warga Jakarta.

Baca Juga: Apakah Sapi di Jakarta Aman dari Penyakit Mulut dan Kuku?

"Apakah Pemprov DKI sudah memikirkan berapa persen warga Jakarta yang akan menggunakan ini, kemudian berapa PSO yang diberikan untuk sistem ini," kata anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak di Jakarta, Jumat (25/3).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait