facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Zidan Diserang Geng Motor saat Cari Makan di Malam Hari, Begini Kondisinya Sekarang

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 11 Mei 2022 | 16:37 WIB

Zidan Diserang Geng Motor saat Cari Makan di Malam Hari, Begini Kondisinya Sekarang
ILUSTRASI - Sejumlah remaja ditangkap personel Satlantas Polres Sukabumi Kota yang diduga merupakan anggota geng motor yang kerap meresahkan warga karena aksinya. [Antara/Aditya Rohman]

Helm Denis diketok tidak tahu pakai apa, pecahan botol kena tangan saya dan harus dijahit saat ke IGD RSU, ujar Zidan.

SuaraBekaci.id - Tiga orang barista di Kota Tasikmalaya menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan gerombolan bermotor atau geng motor.

Insiden itu berula ketiga ketiga barista tersebut dihadang geng motor di pertigaan Sukalaya Cihideung Kota Tasikmalaya, Selasa (10/5/2022) dini hari.

Gerombolan yang menaiki lima motor tersebut sempat memukul helm hingga pecah. Akibatnya, seorang Barista harus mendapat lima jahitan di IGD RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan keterangan salah seorang korban, Zidan Alamsyah mengatakan bahwa dirinya bersama dua temannya Denis Wahid (20) dan Dito Aditia (20), hendak mencari makan.

Baca Juga: Ngeri! Delapan Gadis Belasan Tahun Syok Temukan Ini di Ventilasi Kamar Mandi dan Jendela Kamar Kos Mereka

Sesampainya di pertigaan Sukalaya, datang gerombolan motor dari arah berlawanan langsung menabrak dan menghalau motor.

“Pas mau cari makan di Pasar Wetan sekitar jam 03.00 WIB, mau ambil casan hp dulu ke rumah. Ternyata mereka langsung menghadang,” kata Zidan saat melapor ke Polsek Cihideung.

“Helm Denis diketok tidak tahu pakai apa, pecahan botol kena tangan saya dan harus dijahit saat ke IGD RSU,” tambahnya.

Sedangkan Denis, mengalami luka di dekat telinga kanan. Helmnya pecah, akibat pukulan sebuah botol dan diduga terbelah akibat tebasan celurit.

Kuasa hukum korban, Windi Harisandi menyampaikan, Zidan sudah divisum dan mendapatkan perawatan di IGD RSUD dr Soekardjo.

Baca Juga: Waduh, Pemuda Tasikmalaya Pasang Kamera untuk Intip Gadis Kosan, Polisi: Ada 11 File Video Korban Sedang Mandi

“Kita peduli terhadap keselamatan warga Pataruman dan Kota Tasikmalaya umumnya. Makanya kita serahkan kasus pengeroyokan ini ke pihak kepolisian,” katanya yang juga Divisi Hukum Forum Komunikasi Keluarga Besar Pataruman (FKKBP).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait