8 Makanan Ini Bisa Turunkan Darah Tinggi saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Tekanan darah tinggi kalau tak ditangani secara tepat bisa menyebabkan penyakit seperti jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal.

Andi Ahmad S
Senin, 02 Mei 2022 | 14:18 WIB
8 Makanan Ini Bisa Turunkan Darah Tinggi saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

SuaraBekaci.id - Hari Raya Idul Fitri 1443 H biasanya semua makanan ada di rumah, mulai dari makanan berlemak hingga penyebab darah tinggi.

Tekanan darah tinggi kalau tak ditangani secara tepat bisa menyebabkan penyakit seperti jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menangani hal ini adalah dengan menjaga gaya hidup serta pola makan sehat.

Beberapa makanan ini merupakan makanan yang mudah didapatkan di mana saja, sehingga tak perlu kebingungan untuk mencarinya.

Baca Juga:Menilik Tradisi Nganggung Warga Pangkalpinang, Ungkapan Syukur di Hari Raya

Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa turunkan darah tinggi, dikutip dari berbagai sumber, Senin (2/5/2022).

1. Sayuran Hijau

Banyak sayuran berdaun hijau, seperti kubis, bayam, dan collard mengandung kalium dan magnesium yang merupakan mineral utama untuk mengendalikan tekanan darah. Nutrisi ini merupakan bagian penting dari diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

Diet kaya kalium membantu tubuh menjadi lebih efisien dalam membuang kelebihan natrium. Sebaliknya, magnesium dalam sayuran hijau membantu meningkatkan aliran darah yang sehat.

2. Telur

Baca Juga:Mengenal Obat-obatan Alternatif Lewat Buku 'Obat-Obat Cespleng Tak Lazim di Sekitar Kita'

Menurut sebuah penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam American Chemical Society, putih telur dapat menjadi makanan penurun darah tinggi alami. Seperti yang dilaporkan MensHealth.com, ketika tikus dengan tekanan darah tinggi diberi makan protein yang ditemukan dalam putih telur, tekanan darah mereka turun, sebanding dengan dosis rendah Captopril, obat penurun darah tinggi. Meski begitu, hal ini perlu penelitian lebih lagi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini