Lebaran Tinggal Hitungan Hari, Karyawati di Karawang Alami Nasib Nahas, Uang Dirampok dan Alami Pelecehan Seksual

"Pelaku melakukan pelecehan seksual secara fisik kepada saya dengan memegang payudara saya secara paksa,"

Galih Prasetyo
Rabu, 27 April 2022 | 19:03 WIB
Lebaran Tinggal Hitungan Hari, Karyawati di Karawang Alami Nasib Nahas, Uang Dirampok dan Alami Pelecehan Seksual
ilustrasi Perampasan (Instagram /@karawang_kekinian)

SuaraBekaci.id - Seorang karyawati di Karawang mengalami kejadian miris. Saat tengah mengambil uang di mesin ATM, ia menjadi korban perampasan dua orang jambret. Tidak hanya uangnya yang dirampas, korban juga mendapat pelecehan dari pelaku.

Peristiwa itu kemudian diceritakan melalui postingan akun media sosial Instagram @karawang_kekinian. 

Dalam postingan diceritakan bahwa korban yang baru saja keluar dari mesin ATM BRI di Pasar Tuparev Karawang sekitar pukul 14.30 WIB tiba tiba dihadang oleh dua orang tak dikenal mengenakan masker yang langsung merampas tas miliknya berisi uang tunai sebesar Rp 2,5 juta berikut KTP, BPJS, NPWP, kartu rumah sakit dan kontrol dokter. 

Merasa tak ingin kehilangan barangnya, korban berusaha mempertahankan tas miliknya dari rampasan kedua pelaku dan mencoba melawan.  Namun naas, korban malah dilecehkan dengan cara payudaranya diremas oleh pelaku. 

Baca Juga:Polda Metro Siagakan Personel 24 Jam Guna Cegah Aksi Penipuan, Copet, Jambret yang Incar Pemudik

"Pelaku melakukan pelecehan seksual secara fisik kepada saya dengan memegang payudara saya secara paksa dengan tujuan saya melepaskan tas dari genggaman," cerita korban. 

Berusaha melewati rasa trauma mendalam akibat peristiwa yang menimpanya, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Karawang. 

Warganet utamanya kaum hawa merasa ngeri melihat peristiwa yang menimpa karyawati ini. 

"ATM Pasar Tuparev? disitu kan pasti rame ya Astagfirullah bisa bisanya kejadian kayak gitu," kata akun @p_s***.

"Kenapa di Karawang jadi banyak kayak gini sih," tambah akun @riss***.

Baca Juga:Marak Penjahat Bius, Copet hingga Jambret Incar Pemudik, Kapolda Suruh Anak Buah 24 Jam Nonstop Jaga Stasiun Pasar Senen

"Kok bisa ya tempat rame gak ada yang nolongin," timpal akun @rahmat***.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak