Praktik Percaloan Pencari Kerja di Kabupaten Karawang, Stok Minyak Goreng Melimpah Setelah Harganya Naik

Top lima berita menarik pada Minggu (20/3/2022)

Andi Ahmad S
Senin, 21 Maret 2022 | 06:46 WIB
Praktik Percaloan Pencari Kerja di Kabupaten Karawang, Stok Minyak Goreng Melimpah Setelah Harganya Naik
Pedagang membungkus minyak goreng curah di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, Senin (31/1/2022). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

SuaraBekaci.id - Top lima berita menarik pada Minggu (20/3/2022) akan kembali kita ulas pada hari ini Senin (21/3/2022).

Deretan berita menarik pada kemarin ada praktik percaloan pencari kerja di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Stok minyak goreng melimpah setelah harganya naik, Polisi buka suara terkait perempuan paruh baya yang ditemukan tewas bersimbah darah.

1. Masih Ada Praktik Percaloan, Pencari Kerja Diminta Waspada

Baca Juga:Peneliti Kementan Barlina Rindengan: Kita Terlanjur Terbiasa Konsumsi Minyak Goreng Sawit, Padahal Kelapa Lebih Banyak

ILUSTRASI - Sejumlah pencari kerja memadati Bursa Kerja Nasional 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (26/8).
ILUSTRASI - Sejumlah pencari kerja memadati Bursa Kerja Nasional 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (26/8).

Pencari kerja diminta waspada dengan adanya praktik percaloan penerimaan tenaga kerja yang masih terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang mengingatkan, kondisi ini terjadi karena masih banyak perusahaan yang merekrut tenaga kerja di luar sistem disnakertrans.

Baca selengkapnya

2. Stok Minyak Goreng Melimpah Setelah Harganya Naik, Dedi Mulyadi Singgung Kemungkinan Ada Peran Mafia

ILUSTRASI - Stok minyak goreng kemasan di salah satu toko berjejaring di wilayah Kasihan, Bantul, Jumat (18/3/2022). [SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono]
ILUSTRASI - Stok minyak goreng kemasan di salah satu toko berjejaring di wilayah Kasihan, Bantul, Jumat (18/3/2022). [SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono]

Stok minyak goreng kemasan kembali melimpah usai pemerintah mencabut subsidinya dan mengembalikan harganya ke mekanisme pasar.

Baca Juga:Minyak Goreng Subsidi Pemerintah Sulit Ditemukan, Pedagang: Kami Tidak Tahu Disalurkan ke Siapa

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyinggung kemungkinan adanya peran mafia saat terjadi kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini