facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bekasi Rawan Kekerasan Anak, Pemkot Berupaya Wujudkan Kota Ramah Anak, Begini Caranya

Galih Prasetyo Rabu, 09 Maret 2022 | 20:45 WIB

Bekasi Rawan Kekerasan Anak, Pemkot Berupaya Wujudkan Kota Ramah Anak, Begini Caranya
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Kekerasan anak belakangan ini menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Pemerintah Kota Bekasi.

SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat berkomitmen mewujudkan predikat kota ramah anak dengan kampanye masif stop kekerasan pada anak serta sosialisasi program sekolah ramah anak.

Bertemakan "Stop kekerasan pada anak, sayangi dan lindungi mereka, anak senang, guru tenang, orang tua bahagia", istri Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto berkesempatan mengunjungi beberapa sekolah untuk menyampaikan komitmen pemerintah daerah.

"Sosialisasi sekolah ramah anak ini merupakan wujud nyata perhatian dan peran serta jajaran Pemerintah Kota Bekasi. Kami berupaya semaksimal mungkin bersama OPD terkait untuk mendukung termasuk mendorong sekolah agar mengkampanyekan program ini," katanya di Bekasi, Rabu, mengutip dari Antara.

Menurut Wiwiek, kolaborasi dengan seluruh pihak terkait khususnya di lingkungan satuan pendidikan merupakan salah satu kunci utama mewujudkan predikat Kota Bekasi yang ramah anak.

Baca Juga: Langkah Cepat Kemensos yang Berikan Pendamping pada Korban Kekerasan Anak di Medan

"Mari bahu-membahu, bergotong royong bersama-sama mewujudkan kota yang kita cintai ini sebagai kota ramah anak," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan perlu dorongan sejumlah pihak termasuk keluarga dan masyarakat yang merupakan pusat pendidikan terdekat bagi anak sebab lingkungan yang memberikan rasa aman akan membantu proses perkembangan jiwa anak.

"Semua unsur dapat memberikan rasa aman bagi anak dan itu sangat membantu proses perkembangan anak-anak kita. Menjadi tugas kita semua untuk menyelamatkan anak-anak kita," katanya.

Menurut dia, masyarakat merupakan indikator pendukung terbentuknya kota layak anak.

"Proses mewujudkan sekolah layak anak melalui program berbasis sekolah antara lain sekolah adiwiyata, sekolah berkawasan tanpa rokok, pangan jajan sehat, kantin kejujuran serta UKS," kata Inay.

Baca Juga: Kepala Sekolah SMP di Palembang Diduga Melakukan Kekerasan, Anak Murid Kini Dirawat di Rumah Sakit

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi Makbullah mengatakan kekerasan anak belakangan ini menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Pemerintah Kota Bekasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait