Tren Covid-19 di Jawa Barat dan Banten Mendekati Puncak, Jakarta Mulai Melandai

"Tapi, trennya Jakarta dan Bali sekarang khususnya Jakarta itu sudah melandai dan kemungkinan akan segera turun, ya..

Galih Prasetyo
Senin, 14 Februari 2022 | 17:23 WIB
Tren Covid-19 di Jawa Barat dan Banten Mendekati Puncak, Jakarta Mulai Melandai
Ilustrasi pasien Covid-19 bersama tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]

SuaraBekaci.id - Tren kasus Covid-19 di Jawa Barat dan Banten akan mendekati puncak dalam waktu dekat. Hal itu diungkap oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, ada enam provinsi dan 37 kabupaten/kota yang jumlah kasus Covid-19 sudah lampaui pada saat varian Delta menyerang.

Budi menjelaskan pergeseran tren kasus Covid-19 dari mulai rendah hingga mencapai puncak. Enam provinsi yang menurut Budi kasusnya melebih kasus Delta ialah DKI Jakarta, Banten, Jabar, Bali Nusa Tenggara Barat, dan Papua.

"Ada dua yang agak tinggi yaitu Jakarta dan Bali," kata Budi melalui konferensi pers yang disiarkan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/2/2022).

Meski begitu, Budi menyebut kalau tren kasus Covid-19 di Jakarta dan Bali akan segera melandai.

"Tapi, trennya Jakarta dan Bali sekarang khususnya Jakarta itu sudah melandai dan kemungkinan akan segera turun, ya, data-data yang kami lihat Jakarta," ujarnya.

Dengan tren seperti itu, artinya dalam waktu dekat kasus Covid-19 di Jawa Barat, Banten serta Bali akan mendekat puncak dalam waktu dekat. Nantinya tren tersebut akan bergeser ke wilayah di Jawa dan luar Jawa.

"Baru nanti akan bergeser ke provinsi-provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogja dan di luar Jawa." ungkap Budi.

Sementara itu, Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penambahan kasus positif harian, kasus aktif, dan angka keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta telah menunjukkan penurunan.

"Berita positifnya, tren kasus di DKI Jakarta menunjukkan tanda-tanda mulai melewati puncaknya. Baik kasus harian, kasus aktif, maupun rawat inap mulai menunjukkan penurunan," kata Luhut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini