Puan Maharani Curhat Tak Disambut Gubernur, Pengamat Singgung Soal Sikap Arogan dan Adigung

"Saya pikir komunikasi politik yang disampaikan Puan sebagai Ketua DPR menunjukkan 'arogansi' seorang tokoh publik,"

Galih Prasetyo
Senin, 14 Februari 2022 | 12:23 WIB
Puan Maharani Curhat Tak Disambut Gubernur, Pengamat Singgung Soal Sikap Arogan dan Adigung
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

SuaraBekaci.id - Ketua DPR RI, Puan Maharani mendapat kritik tajam dari Peneliti Utama Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho. Catur menyoroti soal komunikasi politik yang dilakuan Puan terkait curahan hati soal tak mendapat sambutan dari seornag gubernur ketika kunjungan ke daerah.

Menurut Catur, pernyataan Puan tersebut bisa mengganggu pandangan publik soal sosok ketua DPR RI tersebut.

"Saya pikir komunikasi politik yang disampaikan Puan sebagai Ketua DPR menunjukkan 'arogansi' seorang tokoh publik," ucap Catur, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Senin (14/2).

Sebagai seorang ketua DPR kata Catur, Puan seharunya menyapa masyarakat bukan malah minta disambut.

Baca Juga:Megawati Disebut Tak Restui Duet Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024: Ogah Kader PDI P Jadi Cawapres

"Alih-alih menyapa masyarakat sebagai konstituen Partai, beliau (Puan) malah minta disambut pejabat di daerah, seolah dia Presiden,"

Lebih jauh, Catur menyebut curahan hati itu layaknya konsep kekuasaan Jawa, yang mana menegaskan sifat yang ingin ditunjukkan Puan Maharani.

"Apa yang dikomunikasikan Puan ini seolah menegaskan sikap 'adigang, adigung, adiguna', artinya mengandalkan, menyombongkan, membanggakan kebesaran dan kekuatannya," ujar Catur.

Sebelumnya, pengamat Politik Ray Rangkuti juga mengkritik curahan hati Puan Maharani tersebut.

Ray menilai watak Puan Maharani yang seperti itu harus dikikis atau dihilangkan.

Baca Juga:PDI Perjuangan Diprediksi Kalah di Pilpres 2024 Jika Paksakan Duet Ganjar Pranowo-Puan Maharani

"Apa yang dilakukan Ibu Puan ini kemanjaan. Watak-watak itu harus dikikis, kemanjaan, harus dijemput, harus difasilitasi," ujar Ray.

Meski Puan tak menyebut secara spesifik siapa sosok kepala daerah yang dimaksud. Namun, sejumlah pihak mengaitkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai orang yang disindir Puan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini