Eks Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Cerita Pengalaman Dilatih Johan Cruyff: Dia Bikin Saya Tinggalkan Barcelona

"Saya harus berterima kasih kepada Cruyff karena dia membuat saya bisa menjalani debut, tetapi saya juga meninggalkan Barcelona karena dia,"

Galih Prasetyo
Kamis, 10 Februari 2022 | 07:42 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Cerita Pengalaman Dilatih Johan Cruyff: Dia Bikin Saya Tinggalkan Barcelona
Pelatih asal Spanyol Luis Milla (kanan) memberikan keterangan usai bertemu dengan PSSI di Manila, Filipina, Jumat (29/11/2019). Milla diundang PSSI ke Manila untuk memaparkan program-programnya sebagai salah satu calon pelatih tim nasional Indonesia. (Michael Siahaan)

SuaraBekaci.id - Luis Milla selalu mendapat tempat di hati pencinta sepak bola nasional. Pelatih asal Spanyol itu meski memiliki karier singkat di tim nasional Indonesia, namun meninggalkan tinta manis untuk sepak bola nasional,

Baru-baru ini, Luis Milla bercerita ke salah satu media Spanyol, La Voz de Galicia, soal pengalamannya menjadi anak didik dari legenda Belanda, Johan Cruyff.

Menurut Milla, bahwa ia sangat beruntung bisa dilatih oleh sosok pelatih seperti Johan Cruyff.

"Ketika saya berusia 17 tahun, saya bermain di Teruel di Divisi Tiga. Seorang pencari bakat dari Barcelona dan seorang dari Valencia datang menemui saya. Yang dari Barca lebih cepat," urai Luis Milla.

Baca Juga:Ketum PSSI Ungkap Alasan Lebih Pilih Shin Tae-yong Ketimbang Luis Milla untuk Tangani Timnas Indonesia

"Saya sangat beruntung (gabung ke Barca) karena saya ingin mendapatkan metode latihan baru. Saat itu, Barca memiliki empat pemain dari tim junior untuk masuk ke tim utama di pramusim,"

Dikisahkan oleh Milla, bahwa Johan Cruyff saat itu membutuhkan satu gelandang dari tim muda untuk kemudian ia mainkan di formasi 3-4-3 pada pramusim.

"Dia (Johan Cruyff) membutuhkan gelandang yang memiliki transisi cepat, yang tahu cara bermain dengan sedikit sentuhan dan disitulah saya mengaturnya. Cruyff selalu menjadi salah satu referensi hebat saya sebagai pelatih,"

Setelah melewati masa-masa menimba ilmu di tim akademi, naik ke Barcelon C, lalu ke Barcelona B, pada 1984, Milla promosi ke tim utama Barcelona.

Menurut Milla, capaiannya itu tak lepas dari tangan dingin Luis Milla. Namun Milla mengatakan bahwa ia pun harus hengkang ke Real Madrid pada 1990 karena Cruyff.

Baca Juga:Setelah Luis Milla, RANS Cilegon FC Dikabarkan Boyong Eks Bintang Arsenal dan Real Madrid

"Saya harus berterima kasih kepada Cruyff karena dia membuat saya bisa menjalani debut, tetapi saya juga meninggalkan Barcelona karena dia,"

"Kami tidak bisa mencapai kesepakatan untuk pembaruan kontrak saya dan dia memahami bisnis (sepak bola) dengan caranya sendiri. Dia memisahkan saya dan meninggalkan saya tanpa diberi kesempatan untuk bermain,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini