SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota (Pemkot) meminta semua rumah sakit di Bekasi untuk menyiapkan obat-obatan, tempat tidur hingga tenaga medis menghadapi gelombang ketiga Covid-19.
Menurut Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat ini pihaknya menyiapkan 200 bed di Stadion Bekasi.
"Sementara Stadion masih ada 200 bed yang disiapkan, sehingga jika terjadi peningkatan warga yang harus dirawat di rumah sakit bisa dipergunakan," ucap Tri kepada wartawan, Selasa (1/2).
Tri Adhianto juga meminta rumah sakit swasta di kota Bekasi untuk juga mempersiapkan obat-obatan hingga tenaga medis.
Baca Juga:BOR di RSUP Persahabatan Sudah Mencapai 84,6 Persen, Level PPKM di DKI Jakarta Didesak Ditingkatkan
Lebih lanjut, Tri Adhianto juga meminta satgas di tingkat RT ataupun RW mengawasi warga yang terkontaminasi positif Covid-19 untuk melakukan isoman.
"Mulai dari aparat kita yang paling bawah. RT RW termasuk pendampingan pamor. Karena di setiap RW kita punya dua, tiga petugas yang akan memantau secara berkala,"
Pihak Pemkot Bekasi juga hari ini, Rabu (2/2) menggelar operasi tes swab secara acak di Stasiun Bekasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warganya yang berkerja di wilayah aglomerasi.
Selain di Stasiun Bekasi, tes swab acak juga akan dilakukan di Stasiun Bekasi Timur, Terminal Bekasi serta Stasiun Kranji.
Sementara itu, data terbaru kasus COVID-19 di Kota Bekasi per 1 Februari 2022 tercatat 5.381 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan 1.225 kasus dibandingkan satu hari sebelumnya.
Baca Juga:Masuk Tracing Klaster Mantenan, Wakil Bupati Kulon Progo Positif Covid-19
“Berdasarkan data yang ada, Bekasi terbesar kedua setelah Kota Depok,” ucap Tri Adhinato.