facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Es Kobok di Bekasi yang Sudah Ada Sejak Tahun 70-an, Warganet Penasaran dengan Rasanya

Galih Prasetyo Kamis, 20 Januari 2022 | 19:20 WIB

Viral Es Kobok di Bekasi yang Sudah Ada Sejak Tahun 70-an, Warganet Penasaran dengan Rasanya
Asal Usul Es Kobok yang Viral Hingga Hasilkan Jutaan Rupiah ( Youtube /@bangjalivlog)

Es kobok yang viral di media sosial rupanya mampu meraup pendapatan hingga jutaan rupiah perhari

SuaraBekaci.id - Akhir akhir ini viral di Bekasi minuman es teh yang mendatangkan omset hingga jutaan perharinya.  Adalah es kobok yang baru baru ini menarik perhatian jagat maya hingga masyarakat sekitar.  

Dinamakan es kobok karena cara pembuatannya diaduk dengan gayung didalam wadah besar berupa tong atau ember.  

Akan tetapi banyak yang berspekulasi bahwa dari namanya es kobok pelanggan membayangkan jika cara pembuatannya dikobok dan tak higienis.  Padahal es kobok hanyalah nama yang disematkan saja.  

Di salah satu video di kanal Youtube Bang Jali Vlog, mengulas soal es kobok ini.  Berlokasi di Jalan Medan Satria Pondok Ungu Kota Bekasi, es kobok ini disuguhkan dengan tampilan sederhana di pinggir jalan.

Baca Juga: Bagikan Tutorial Jodohkan Dua Temannya, Aksi Mak Comblang Ini Bikin Warganet Iri: Butuh Bantuan Bestie

Hanya menggunakan gerobak berwarna biru dengan dua tong besar ditengahnya sebagai wadah dan ember serta gayung untuk media mengaduk. 

"Dimulai tuh dari bapak sekitar tahun 70-an," ucap Eko sang penerus generasi kedua usaha es teh ini. 

Eko menjelaskan bahwa usaha yang dirintis oleh pendahulu pertamanya ini telah puluhan tahun ada dan terus mempertahankan rasa khas dari resep si empunya. 

"Ngeracik sendiri diajarin bener bener dari penciptanya sendiri," jelasnya lagi. 

Buka mulai pukul 06.30 WIB hingga 22.00 WIB, es kobok yang menerapkan sistem dua shift ini mampu meraup omset tak main main, yakni mencapai 3 juta rupiah perharinya. 

Baca Juga: Resep Crab Rangoon Versi Ekonomis yang Mudah Dicoba di Rumah dan Dijamin Enak

" Kita itungnya balok es, jadi kalau pas rame itu sehari 10 balok es untuk satu shiftnya," kata Eko.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait