alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Mengeluarkan Cairan dari Mulut, Pendaki Gunung Raung Asal Karawang Masih di RS

Lebrina Uneputty Selasa, 30 November 2021 | 18:04 WIB

Sempat Mengeluarkan Cairan dari Mulut, Pendaki Gunung Raung Asal Karawang Masih di RS
Kondisi memburuk, Warga Karawang yang pingsan saat pendakian Gunung Raung dirujuk ke RS.[Instagram]

Namun dirinya tetap memaksa melakukan pendakian hingga memicu penyakitnya bertambah parah sampai tak sadarkan diri dan harus dievakuasi.

SuaraBekaci.id - Pendaki Gunung Raung, Jawa Timur salah seorang warga Kabupaten Karawang itu dikabarkan masih hidup dan kini dalam perawatan di Rumah Sakit Bakti Husada.

Ketua Forum Koordinasi (FK) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Karawang, Yanuaris mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima dari FK Tagana Banyuwangi, terdapat sembilan orang pendaki yang melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Raung.

"Ya jadi informasi yang di dapat dari teman-teman di Banyuwangi jadi pendaki ini sembilan orang gabungan dari beberapa kota termasuk salah satunya orang Karawang, jadi intinya mereka sudah sampai di puncak dan kondisi kelelahan mereka itu pada saat posisi akan turun perjalanan kembali ke bawah," kata dia ketika dihubungi SuaraBekaci.id, Selasa (30/11/2021).

"Kondisi mereka melemah di pos delapan, itu memang posisinya di ketinggian juga sih, jadi di pos delapan kondisi sudah lemah dan ditemukan oleh petugas penjaga kehutanan di situ, ditemukan dan sempat berkomunikasi dengan petugas," imbuhnya.

Baca Juga: Kondisi Memburuk, Warga Karawang yang Pingsan Saat Pendakian Gunung Raung Dirujuk ke RS

Kemudian, lanjut Yanuaris, ketika melakukan perjalanan turun ke bawah, korban tidak sadarkan diri dan sempat mengeluarkan cairan dari dalam mulutnya.

"Namun pada saat melaksanakan perjalanan turun ke bawah kondisinya memang benar-benar lemah akhirnya dipertengahan perjalanan kondisi korban tidak sadarkan diri dan sempat mengeluarkan cairan juga. Sangking kelelahannya," ungkap dia.

Untuk kembali ke bawah, dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam perjalanan untuk bisa sampai ke bawah dan untuk segera mendapatkan pertolongan.

"Untuk perjalanan evakuasinya juga itu kurang lebih sampai satu hari baru bisa turun ke bawah dan tim juga yang di bawah langsung melakukan persiapan untuk dibawa ke UGD Rumah Sakit Bakti Husada kurang lebih pukul 17.30 WIB, langsung dibawa ke RS," ujar dia.

Saat ini, korban dikabarkan masih hidup dan kini tengah dalam perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Polres Karawang Luncurkan Program 'Surat Cinta Kapolres dan Lapor Pak Kapolres'

"Alhamdulillah korban masih hidup dan akan dibawa pulang oleh istrinya," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait