alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fakta-fakta tentang Yana dan Cadas Pangeran yang Ngeprank se-Indonesia

Lebrina Uneputty Jum'at, 19 November 2021 | 08:04 WIB

Fakta-fakta tentang Yana dan Cadas Pangeran yang Ngeprank se-Indonesia
Proses pencarian Yana, pengendara motor yang hilang misterius di kawasan Cadas Pangeran, Sumedang. Pencarian pada Kamis (18/11/2021) melibatkan anjing pelacak dari Brimob. [Instagram @BPBDSumedang]

Siapakah Yana? Dan bagaimana ia bisa ngeprank dan bikin heboh warga ? berikut fakta tentang hilangnya Yana seperti dirangkum redaksi.

SuaraBekaci.id - Yana Supriatna ( 40 ) Warga Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan yang sempat dikabarkan hilang secara misterius di Kawasan Jalan Cadas Pangeran pada Selasa ( 16/11/2021 ) ternyata pergi kerumah istri muda di Cirebon.

Pria yang bahkan meninggalkan sepeda motornya bernomor polisi Z 2333 AB terparkir di pinggir Jalan Cadas Pangeran dalam kondisi dikunci stank ini sukses menghebohkan warga sekaligus warganet.

Yana berhasil ngePrank warga bahkan menduduki trending di laman Twitter hingga pagi ini dengan hastag Yana dan Cadas Pangeran.

Siapakah Yana? Dan bagaimana ia bisa ngeprank dan bikin heboh warga ? berikut fakta tentang hilangnya Yana seperti dirangkum redaksi.

1. Yana adalah warga Dusun Babakan Regol RT 002/ RW 001 Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan yang bikin keos keluarga dan warga dengan hilangnya tanpa jejak meninggalkan sepeda motor terparkir di Jalan Cadas Pangeran.

2. Sebelum dinyatakan hilang, Yana sempat berkirim pesan kepada istrinya berupa voice note berisi informasi bahwa Yana sedang beristirahat di Masjid Daerah Simpang hingga akhirnya hilang kontak.

3. Yana juga sempat bercerita kepada istrinya bahwa ada yang menumpang dirinya ke Sumedang Kota.

4. Pesan terakhir Yana bahkan membuat istri dan keluarga langsung panik yakni mengatakan bahwa dirinya sudah tidak kuat lagi.

5. Pesan suara Yana yang menangis dan menyebut tentang orang jahat bahkan viral di media sosial.

6. Pencarian Yana bahkan hingga melibatkan Tim Gabungan yang terdiri dari tim kepolisian, BPBD, SAR Bandung, TNI dan warga masyarakat sekitar.

Komentar

Berita Terkait