facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pencegahan Covid-19, Menkominfo Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas di Libur Nataru

Lebrina Uneputty Selasa, 16 November 2021 | 15:00 WIB

Pencegahan Covid-19, Menkominfo Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas di Libur Nataru
Warga menaiki jembatan penyeberangan orang di Jakarta, Selasa (2/11/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Kenaikan kasus tidak hanya terjadi pada kasus harian, namun juga pada kasus mingguan yang bertahan cukup lama.

SuaraBekaci.id - Jelang Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate meminta masyarakat kurangi mobilitas untuk pencegahan lonjakan ketiga Pandemi COVID-19.

"Kita tidak ingin kenaikan kasus COVID-19 seperti yang terjadi di masa lalu, terulang kembali. Karenanya, berbagai pembatasan mobilitas jelang Nataru harus ditetapkan untuk diterapkan," kata Johnny dalam keterangan tertulisnya dikutip, Selasa (16/11/2021).

Pemerintah kata Menkominfo, ingin mengantisipasi lonjakan kasus karena berkaca dari pengalaman tahun lalu, di mana kasus COVID-19 melonjak ketika masyarakat secara aktif melakukan mobilitas namun tidak diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat ketika masa libur hari-hari besar berjalan.

Johnny menyebutkan meski saat ini Indonesia sudah bisa menangani kasus COVID-19 dan menekan angka kasus harian namun potensi lonjakan kasus masih sangat mungkin terjadi.

Kegiatan masyarakat yang tidak diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan pada faktanya kerap kali memicu kenaikan kasus COVID-19 di Tanah Air.

Kenaikan kasus tidak hanya terjadi pada kasus harian, namun juga pada kasus mingguan yang bertahan cukup lama.

Kasusnya seperti pada periode libur lebaran Idulfitri pada 2020 Satgas COVID-19 mencatat di masa itu terjadi penambahan sekitar 68-93 persen kasus harian baru dan penambahan kasus mingguan di kisaran 2.889 kasus-3.917 kasus.

Sementara itu, kasus lainnya melonjak ditemukan pada saat periode Libur kolektif Maulid Nabi dan Natal tahun 2020 tercatat ada penambahan 37-95 persen kasus harian baru dan penambahan kasus mingguan sebanyak 8.096-38.340 kasus.

"Kenaikan ini diperparah adanya varian Delta yang lebih mudah menular dibanding varian sebelumnya," ujar Johnny.

Untuk itu, ia mengajak agar masyarakat bisa memahami dan ikut mencegah lonjakan kasus dari jauh- jauh hari sehingga gelombang ketiga dari COVID-19 bisa dihindari.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait