SuaraBekaci.id - Biasanya, pedagang akan mengenakan pakaian seadanya saat menjajakan dagangannya. Tapi berbeda dengan pedagang yang satu ini.
Meski hanya menjajakan Ikan Cue dengan cara berkeliling menunggang sepeda motor, tapi gayanya necis dan nyentrik.
Pedagang Ikan Cue yang mengaku bernama asli Uci tapi lebih suka dipanggil Kevin ini, menjajakan dagangannya dengan menggunakan sepeda motor dan berkeliling wilayah AL, Jatimekar, Bojong, Antara, RawaBogo, Cilepuk, Kodau Kecamatan Pondokgede, Griya Taman Mini dan sekitarnya.
Yang unik, pakaian yang ia kenakan saat berjualan, yakni setelan jas lengkap dengan dasi dan kemeja rapi berwarna hitam bak orang kantoran.
Saat diwawancara Suarbekaci.id, Kevin mengaku berasal dari Pelabuhan Ratu ini telah menjadi CEO usahanya sendiri sejak tahun 2011 dengan menjajakan dagangannya yakni ikan bandeng presto, tongkol, ikan cakalang, pisang pete dan lain-lain.
Lama menjadi pelanggan para ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan lauk pauknya, membuat Kevin ingin memberi sedikit perubahan dalam cara berjualannya agar para pelanggan merasa tertarik dan senang dengan kehadirannya.
Maka kira kira sejak bulan September lalu, Kevin memiliki ide untuk mengenakan setelan jas rapi tersebut sehingga terlihat lain daripada pedagang yang lain.
" Kepengen ganti kostum aja, jadi kalau setelan pakai jas, dasi, sepatu, kemeja khan rapi, apalagi kalau jualan ke sekolahan khan sekarang masuk dalam gerbang, kalau setelan kita rapi khan ibu ibu guru pada seneng pada beli, pada ngefans lah," kata Kevin saat diwawancara, Rabu ( 10/11/2021 ).
Tentu imbasnya begitu menarik perhatian para warga maupun pembeli, hingga tak hanya ingin membeli dagangannya, warga juga turut antusias menyaksikan langsung penampilan Kevin bahkan meminta foto bareng bak artis papan atas.
" Banyak yang nanya, banyak yang foto bareng, videoin juga, jadi rame jualannya,"
Menelisik lebih lanjut mengenai repot atau tidak dan merasa kesulitan dengan penampilannya, pemuda yang dalam 2 bulan kedepan akan menikah ini merasa tak repot atau gerah dengan baju yang ia kenakan.
Berbicara mengenai omset penjualan, pemuda jangkung yang beralamat di sekitaran Belavista ini juga mengatakan memang ada sedikit peningkatan dalam penjualannya semenjak ia mengenakan kostum ini.
" Agak berpengaruh kini mulai ramai, kalau dulu agak sepi sepi, kini mulai rame pembeli dan pelanggan gitu ka," ucap Kevin.
Pihaknya mengaku memiliki penghasilan kotor hingga 300 rupiah perhari jika kondisi ramai.
Kevin berharap usahanya merintis bisnis dari bawah ini dengan cara yang nyentrik ini dapat menjadi pengantar kesuksesannya kedepan.
" Harapan saya pengen sukses kedepannya ka," pungkas Kevin mengakhiri wawancara.
Kontributor : Ririn Septiyani