facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Banjir di Jakarta dan Karawang, Puan Maharani: Pemerintah Harus Sigap

Andi Ahmad S Selasa, 09 November 2021 | 19:03 WIB

Soal Banjir di Jakarta dan Karawang, Puan Maharani: Pemerintah Harus Sigap
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Politisi PDIP ini meminta kepada pemerintah, untuk mengutamakan keselamatan masyarakat korban banjir di Tanah Air.

SuaraBekaci.id - Banjir yang melanda wilayah Indonesia seperti di Jakarta dan Karawang menjadi perhatian dari wakil rakyat. Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan upaya terbaik bagi masyarakat yang terkena dampak banjir.

Politisi PDIP ini meminta kepada pemerintah, untuk mengutamakan keselamatan masyarakat korban banjir di Tanah Air.

"Saya turut prihatin dengan terjadinya musibah banjir, longsor, dan banjir bandang di sejumlah daerah di Tanah Air. Pemerintah harus sigap menyelamatkan warga yang tempat tinggalnya mengalami banjir," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu dikatakannya terkait banjir yang melanda sejumlah titik di wilayah Jakarta, Karawang, Sintang, Aceh Selatan, Mamuju (Sulbar), dan daerah lainnya.

Baca Juga: Polisi Bantu Urus Dokumen Kendaraan Warga Korban Banjir Malang yang Hanyut, Ini Caranya..

Puan meminta pemerintah menyiapkan segala fasilitas dan kebutuhan untuk warga yang rumahnya terendam banjir, termasuk logistik.

Banjir di wilayah Karawang. ANTARA/M Ibnu Chazar
Banjir di wilayah Karawang. ANTARA/M Ibnu Chazar

"Pastikan warga yang harus mengungsi ditempatkan di selter-selter yang aman dan nyaman. Pemerintah harus menjamin kebutuhan pokok mereka, termasuk air bersih, keperluan anak-anak, balita, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui," ujarnya.

Dia meminta pemerintah harus memastikan kebutuhan terpenuhi untuk warga yang tetap memilih bertahan di rumahnya yang terendam banjir dan pasokan listrik harus terjamin dengan mengedepankan prinsip keamanan.

Selain itu, Puan menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya warga yang menjadi korban banjir bandang dan longsor di sejumlah daerah, seperti di Kota Batu yang menyebabkan tujuh orang meninggal.

Dia meminta pemerintah, khususnya pemda yang wilayahnya rawan bencana untuk melakukan langkah antisipasi terjadinya bencana karena peringatan BMKG terhadap fenomena La Nina yang memicu peningkatan potensi kejadian bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Pemandangan Mengerikan di Terminal Kota Sukabumi, Warga: seperti Luapan Air Laut

"Kami harapkan pemerintah terus melakukan mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak bencana alam. Selain itu harus ada solusi jangka panjang bagi daerah yang sudah menjadi langganan banjir agar rakyat tidak terus menerus mengalami kesulitan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait