facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Walau Banjir Datang, Acara Kasidahan Sampai Aktifitas ABG di Bekasi Tak Akan Terhalang

Lebrina Uneputty Senin, 08 November 2021 | 11:07 WIB

Walau Banjir Datang, Acara Kasidahan Sampai Aktifitas ABG di Bekasi Tak Akan Terhalang
Acara Maulid Nabi, Qosidahan tetap berlanjut walau areanya terkepung banjir. [Instagram]

Genangan air yang melanda beberapa pemukiman melumpuhkan kegiatan sebagian orang.

SuaraBekaci.id - Hujan deras yang menyebabkan wilayah Bekasi dan sekitarnya terendam banjir sejak kemarin, tentu membuat aktifitas warga sedikit terhambat bahkan terhenti.

Seperti yang berikut ini, acara qosidahan tetap berlanjut walau dikepung banjir dan seorang gadis melaporkan banjir setinggi dadanya. Dia mengunggah seolah-olah dirinya menjadi reporter dalam liputan banjir.

Dalam postingannya, mereka tak gentar dengan adanya banjir yang datang, bahkan aktifitas yang jarang dilakukan pun tetap mereka jalankan. 

Diantaranya bahkan dibagikan oleh beberapa akun sosial media seperti akun Instagram milik @liputancikarang bersama @cikarangvidgrams yakni sebuah Peringatan Acara Maulid Nabi SAW yang digelar oleh Group Kasidah Emak Emak di Kampung Nelayan, Muara Pecah, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, pada Minggu 7 November 2021 kemarin.

Dalam unggahan tersebut terlihat sebuah panggung berdiri dengan gagahnya ditengah genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 60 cm ini. 

Tangkapan layar warga tetap melanjutkan acara walau sekelilingnya dikepung banjir, Minggu (08/11/2021). [instagram]
Tangkapan layar warga tetap melanjutkan acara walau sekelilingnya dikepung banjir, Minggu (08/11/2021). [instagram]

Panggung tersebut merupakan panggung yang memang rencananya digunakan untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para Emak emak mengenakan baju muslim indah berwarna perpaduan hitam dan kuning tampak bernyanyi sembari diiringi musik khas Rebana / Hadrah dan tampak tak memedulikan adanya genangan air  disekililing mereka. 

" Umat Muslim kuat, walaupun banjir tetap tidak menyerah," begitulah ucapan dari sang perekam video berdurasi 29 detik tersebut. 

Alunan khas Kasidah menggema disekitaran dengan musik musik islaminya yang merdu, ditambah hiasan cantik dari panggung seolah menentramkan hati warga Kampung Muara Pecah. 

Video ini pun langsung viral di media sosial dan mendapat like bahkan lebih dari 12 ribu dan puluhan komentar dari warganet. 

" Dalam kondisi apapun yang namanya mengagumkan nama baginda Nabi Muhammad SAW jalan terus, salut banget sama emak emak ajib," komen akun @rizki_awl***.

" Ini baru mantap," timpal yang lain @eki.soenar***.

" Cuma ada di Bekasi," sahut akun @erlns***. 

Lain lagi unggahan akun Instagram @putrilia16_ yang justru memperagakan dengan santainya seorang reporter tv namun ini ada ditengah lautan banjir. 

Seorang gadis bercanda seolah-olah menjadi Reporter dalam liputan banjir. [instagram]
Seorang gadis mengunggah aktifitas, seolah-olah dirinya menjadi Reporter dalam liputan banjir. [instagram]

Ya, seorang warga Padurenan Bantargebang atau tepatnya di belakang Rumah Sakit Satria Medika mengabadikan moment banjir lain daripada yang lain. 

Genangan air yang terlihat bahkan setinggi diatas perut atau sedada gadis yang berada dalam video tersebut.

Gadis itu mengenakan baju lengan panjang berwarna cream dengan kerudung coklat bergaya bak reporter TV melaporkan kondisi banjir dengan kondisi tubuhnya separuh terendam banjir. 

" Sekarang keadaan banjir di Bekasi sudah mulai meningkat, dengan banjir sedada di Bekasi," begitulah ucapan gadis tersebut menirukan dengan luwes gaya para pembawa berita. 

Video tersebut direkam siang hari sembari memperlihatkan kondisi sekitar yang memang terendam banjir setinggi dada.

Kontributor : Ririn Septiyani

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait