Pendakian Gunung Slamet, Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin dan Surat Keterangan Sehat

Ia mengakui sebenarnya ada persyaratan lain sesuai yang ditentukan oleh pemerintah, yakni surat keterangan tes antigen dengan hasil negatif.

Lebrina Uneputty
Sabtu, 06 November 2021 | 14:12 WIB
Pendakian Gunung Slamet, Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin dan Surat Keterangan Sehat
Gerbang Pendakian Gunung Slamet. (Suara.com/Lilis Varwati)

SuaraBekaci.id - Para pendaki yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Slamet Jawa Tengah, wajib menunjukkan sertifikat vaksin.

Ini dikatakan Kepala Pos Pendakian Gunung Slamet Jalur Bambangan, Saiful Amri.

Saiful Amri menjelaskan, pendaki yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Slamet melalui jalur Bambangan Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan surat keterangan sehat dari dokter.

Ia mengakui sebenarnya ada persyaratan lain sesuai yang ditentukan oleh pemerintah, yakni surat keterangan tes antigen dengan hasil negatif.

"Selain sertifikat vaksin, pendaki juga harus membawa surat keterangan sehat dari dokter," kata Saiful saat memantau persiapan kegiatan "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet" di Pos Pendakian Gunung Slamet, Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (06/11/2021)

Akan tetapi, kata dia, pihaknya tidak mewajibkan pendaki membawa surat keterangan tes antigen tersebut.

"Mungkin karena biaya (tes antigen) agak mahal, surat sehat cukuplah, juga sertifikat vaksin sudah ada," katanya.

Saiful mengatakan pendakian Gunung Slamet melalui jalur Bambangan mulai dibuka kembali sejak tanggal 25 Oktober 2021 setelah ditutup seiring dengan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dalam hal ini, kata dia, kegiatan pendakian Gunung Slamet melalui jalur Bambangan ditutup total selama satu bulan, selanjutnya dilakukan uji coba pembukaan pada masa PPKM level 3, dan sejak tanggal 25 Oktober kembali dibuka untuk umum.

Kendati demikian, dia mengakui grafik pendakian ke Gunung Slamet dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini