alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jabar Berpeluang Juara PON XX Papua, Ridwan Kamil Bicara Soal Pembinaan Atlet

Lebrina Uneputty Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:36 WIB

Jabar Berpeluang Juara PON XX Papua, Ridwan Kamil Bicara Soal Pembinaan Atlet
Tim Jawa Barat meluapkan kegembiraan usai finis pada posisi pertama dalam final Traditional Boat Race (TBR) 200 meter putra PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Papua, Senin (11/10/2021). Tim Jawa Barat berhasil meraih emas sementara perak diraih Kalimantan Tengah dan perunggu diraih Papua Barat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.

Untuk sementara, Jawa Barat unggul dalam perhelatan olah raga akbar 4 tahun sekali tersebut.

SuaraBekaci.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat mencatat 245 medali berhasil diraih dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.  

Untuk sementara, Jawa Barat unggul dalam perhelatan olah raga akbar 4 tahun sekali tersebut. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kemudian membagikan tips pembinaan atlet di wilayahnya.

Melansir Wartaekonomi.co.id, KONI Jabar merinci per 11 Oktober 2021 pukul 19:30WIB, Jabar meraih 92 emas, 73 perak dan 80 perunggu.

Performa Jawa Barat sejauh ini tidak terlepas dari kerja keras para atlet dan pembinaan yang dilakukan oleh KONI dan pemda provinsi, kabupaten dan kota.

Menurut Ridwan Kamil, Jabar telah memiliki sistem pembinaan olahraga mulai dari usia dini seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) mulai dari tingkat kabupaten/kota sampai provinsi. Tujuannya adalah untuk mencari bakat-bakat di bidang olahraga sejak usia dini.

"Jadi kita mulai dari Popda atau Pekan Olahraga Pelajar Daerah. Di level-level anak masih SD, SMP. Itu kita sudah tetapkan yang terbaik jadi PON versi anak-anak remaja," kata Ridwan Kamil dalam acara Live Instagram bersama media, Senin malam (11/10/2021).

Setelah bibit-bibit tersebut ditemukan, anak-anak itu kemudian dimasukkan ke dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP).

Tujuannya adalah agar anak-anak yang mempunyai bakat olahraga tersebut bisa terasah.

"Setelah saring dari pekan pelajar itu kita punya PPLP. Jadi anak-anaknya ditarik ke sekolah khusus yang memprioritaskan kesehariannya dalam olahraga. Sambil dia disetarakan pendidikan formalnya," kata Ridwan Kamil.

Ia mencontohkan peraih perunggu angkat besi Olimpiade Tokyo Windy Cantika. “Dia lulusan PPLP kita. Jadi PPLP yang membuat akhirnya Windy ‘aku datang aku lihat aku menang’.

Komentar

Berita Terkait