alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warganet Kecewa, Data Vaksin Digunakan Petugas untuk Kepentingan Pribadi

Lebrina Uneputty Senin, 11 Oktober 2021 | 12:10 WIB

Warganet Kecewa, Data Vaksin Digunakan Petugas untuk Kepentingan Pribadi
Tangkapan layar cuitan @areajulid tentang percakapan terima pesan dari orang tak dikenal. (twitter)

Menurut mereka, tindakan tersebut sangat tidak bertanggungjawab karena menyalahgunakan data untuk kepentingan pribadi.

SuaraBekaci.id - Ramai di twitter, warganet bercuit tentang pengalamannya dihubungi seseorang yang mengaku petugas vaksin. Mereka kesal, kecewa karena data vaksin digunakan petugas untuk kepentingan pribadi.

Menurut mereka, tindakan tersebut sangat tidak bertanggungjawab karena menyalahgunakan data untuk kepentingan pribadi.

Seorang warganet yang tak diketahui identitasnya bercuit mendapat pesan dari orang tak dikenal. Orang tersebut mengaku sebagai petugas vaksin Covid-19 usai melihat data pribadinya sebagai salah satu peserta vaksin.

Dalam cuitan yang diunggah melalui akun Twitter @AREAJULID pada 5 Oktober, warganet membagikan gambar tangkapan layar Status WhatsApp sebuah pesan.

Pesan tersebut berisi seseorang yang tak dikenal tiba-tiba menghubunginya tanpa memperkenalkan diri dan langsung memintanya untuk menyimpan nomor tersebut.

Saat ditanya bagaimana orang tersebut bisa mendapatkan nomornya, ia mengaku melihatnya dari data vaksin.

Tangkapan layar cuitan @areajulid tentang percakapan terima pesan dari orang tak dikenal. (twitter)
Tangkapan layar cuitan @areajulid tentang percakapan terima pesan dari orang tak dikenal. (twitter)

"Disappointed but not surprised, serem nggak sih? Hati-hati ya guys kalau ada yang ngechat aneh-aneh langsung blokir aja," tulis warganet dalam keterangan pada cuitannya.

Unggahan ini menarik perhatian pengguna twitter lainnya yang menilai bahwa hal tersebut tidak pantas dilakukan karena menyalahgunakan data pribadi seseorang demi kepentingan sendiri.

Cuitan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.600 kali dan disukai sebanyak lebih dari 11.100 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.

Rupanya tak sedikit warganet yang membagikan pengalaman serupa, terima pesan dari petugas vaksin,  mengajak kenalan dan memanfaatkan data yang diterima untuk kepentingan pribadinya.

Komentar

Berita Terkait