"Dan (Ingatlah), ketika kami menjadikan rumah (ka'bah) tempat berkumpul dan tempat aman bagi manusia. Dan Jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat sholat. Dan telah kami perintahkan kepada ibrahim dan Ismail, "Bersihkan rumah-Ku untuk orang-orang tawaf, orang yang itikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!".
Dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 26 juga menyebutkan:
"Dan (Ingatlah) ketika kami tempatkan Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan) "Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apa pun dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang tawaf dan orang beribadah dan orang yang rukuk dan sujud".
Bait juga menjadi nama lain Ka’bah, meskipun tanpa mengikutsertakan “Allah”. Karena memang banyak orang yang menyebutkan bahwa Ka’bah itu juga Al-Bait.
Baca Juga:Mohib Ullah, Pemimpin Muslim Rohingya Tewas Ditembak di Kamp Pengungsi Bangladesh
Penjelasan ini seperti tercantum dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat ayat 96,
“Sesungguhnya rumah ibadah yang dibangun khusus untuk manusia adalah Baitullah yang berada di Bakkah (Mekkah). Diberkahi serta menjadi petunjuk untuk seluruh alam ini”.
Al-Bait Al-A’tiq
Kemudian, nama lain Ka’bah yang selanjutnya adalah Al-Bait Al-‘Atiq. Artinya adalah rumah yang bebas. Maksud dari bebas tersebut adalah Allah SWT akan membebaskan Ka’bah dari adanya berbagai macam bencana yang membahayakan.
Bukan hanya itu saja, akan tetapi nama lain Al-Bait Al-‘Atiq ini juga mempunyai artian bahwa tidak ada seorang pun yang boleh untuk mengambil hak sebagai hak milik.
Baca Juga:TOK! Kepala Sekolah Mengaku Nabi Dihukum Mati, Sudah Menyangkal Kenabian Nabi Muhammad
Jadi, Ka’bah itu bukan seperti harta gono-gini yang harus kita perebutkan. Entah cara apapun yang Anda lakukan, hal tersebut tidak Allah SWT halalkan.