alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dibanderol Rp14 Jutaan, Suzuki Produksi Lagi Tangki Bensin Katana Asli

Lebrina Uneputty Rabu, 15 September 2021 | 20:50 WIB

Dibanderol Rp14 Jutaan, Suzuki Produksi Lagi Tangki Bensin Katana Asli
Dibanderol Rp14 Jutaan, Suzuki Produksi Lagi Tangki Katana Asli [Suzuki UK].

Tampilannya seru, balutan warna silver berpadu tulisan Suzuki berwarna merah di kedua sisi tangki.

SuaraBekaci.id - Suzuki banderol tangki bahan bakar Suzuki Katana asli Rp14 jutaan, sudah termasuk pajak. Melalui program suku cadang vintage suzuki, Kordinator Purna Jual Suzuki Britania Raya Tim Davies menjelaskan suzuki kembali memproduksi tangki Katana dan program ini untuk meminimalisir keterbatasan dalam memperoleh komponen produk lawas.

Katanya, tangki ini cocok menghuni Suzuki GSX1100SD, dan Suzuki GSX1000SZ. Tampilannya seru, balutan warna silver berpadu tulisan Suzuki berwarna merah di kedua sisi tangki.

Tim Davies mengatakan, bahwa Suzuki sangat senang memiliki stok tangki bahan bakar Katana baru ini. Utamanya di Inggris, dimana pabrik mampu mereproduksinya secara terbatas.

"Tidak ada yang memungkiri betapa ikoniknya Katana dan bagaimana produk ini masih begitu dicari para pencinta motor klasik. Dan kami melihat begitu banyak restorasi atau custom build model-model Suzuki Katana ini," ujar Tim Davies, dikutip dari Suzuki UK.

Tangki bahan bakar Suzuki Katana asli yang dipasarkan via Program Suku Cadang Vintage Suzuki [Suzuki UK].
Tangki bahan bakar Suzuki Katana asli yang dibanderol Rp14 jutaan [Suzuki UK].

Ia menambahkan, seiring berjalannya waktu, motor tentu bisa mengalami kerusakan. Segala masalah bisa menghampiri seperti bahan bakar basi atau kondisi tangki yang lembap.

"Jadi pengguna bisa mengganti tangki sepenuhnya dengan barang asli dan baru. Ini adalah hal yang hebat untuk diterapkan pada sepeda motor berusia 40 tahun," ungkapnya.

Tangki bahan bakar baru dan suku cadang lainnya yang tercantum di Program Suku Cadang Vintage bisa dipesan melalui diler resmi Suzuki di seantero Britania Raya.

Komentar

Berita Terkait