alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabupaten Bekasi Berhasil Selesaikan Vaksin Covid-19 50 Persen

Lebrina Uneputty Rabu, 15 September 2021 | 17:00 WIB

Kabupaten Bekasi Berhasil Selesaikan Vaksin Covid-19 50 Persen
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Sri Enny Mainiarti. (dok. Diskominfosantik Kab Bekasi)

Saat ini, kata Sri Enny, laju vaksinasi di Kabupaten Bekasi rata-rata 35 ribu orang perhari

SuaraBekaci.id - Kabupaten Bekasi berhasil selesaikan vaksin Covid-19 dosis pertama hingga 50 persen dari jumlah penduduk. Ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Sri Enny Miniarti di Gedung Diskominfosantik, Selasa (14/09/2021).

"Ya, hari ini kita sudah tembus 50 persen," kata dr Sri Enny seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi bekasikab.go.id.

Saat ini, kata Sri Enny, laju vaksinasi di Kabupaten Bekasi rata-rata 35 ribu orang perhari. Namun dengan banyaknya gerai vaksin yang dibuka, laju vaksinasi dapat menembus hampir 50 ribu orang per hari.

"Selain di Puskesmas, juga ada gerai dari Polres, dari Kodim, termasuk vaksinasi pelajar di sekolah-sekolah," ujarnya.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Data dari laman resmi Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, Selasa (14/09/21), jumlah warga Kabupaten Bekasi yang sudah divaksin dosis ke-1 sebanyak 1.209.428 orang atau 50,02 persen dari target 2.417.794 orang. Sementara untuk capaian vaksinasi dosis ke-2 sebanyak 514.060 orang atau 21,3 persen.

Sebelumnya, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyiapkan strategi Gerai Vaksinasi per RW di semua desa secara serentak.

"Gerai vaksinasi ini lebih menusuk ke area-area pemukiman di semua desa yang akan diselesaikan per RW," ujarnya, Senin (13/09/2021).

Keuntungan vaksinasi per RW ini, tidak perlu menyiapkan fasilitas yang besar, karena menyasar target kecil antara 200-400 warga per hari.

"Keuntungan yang kedua, herd immunity akan terbangun di level mikro. Sehingga nanti kalau di semua RW sudah herd immunity, maka satu desa sudah terbentuk kekebalan kelompok, dan seterusnya hingga ke tingkat kecamatan," terangnya.

Selain itu, strategi vaksinasi per RW juga akan lebih diminati masyarakat karena lokasinya tidak jauh dari rumah. Editor : Yus Ismail

Komentar

Berita Terkait