5 Bahaya Tidur Menyalakan Lampu, Salah Satunya Perempuan Sulit Punya Anak

Tidur malam dengan kondisi lampu menyala mungkin dianggap bukan suatu kebiasaan buruk.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 14 September 2021 | 16:56 WIB
5 Bahaya Tidur Menyalakan Lampu, Salah Satunya Perempuan Sulit Punya Anak
Ilustrasi Tidur Lampu Dimatikan (pexels)

SuaraBekaci.id - Bahaya tidur menyalakan lampu. Salah satunya perempuan sulit punya anak. Sebab banyak orang akan sulit tidur jika lampu mati karena takut kegelapan.

Tidur malam dengan kondisi lampu menyala mungkin dianggap bukan suatu kebiasaan buruk.

Sejauh ini, banyak orang mengira tidur dengan lampu menyala akan membuat mata silau atau udara kamar lebih panas.

Tapi, tak banyak yang tahu bahwa tidur malam dalam kondisi lampu menyala bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Baca Juga:Tayangan TV Ramah Anak Harus Penuhi Unsur Ini

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak buruk tidur malam dalam kondisi lampu menyala.

1. Membahayakan kesehatan reproduksi

Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, vagina.
Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, vagina.

Satu studi menemukan bahwa paparan cahaya buatan di malam hari bisa meningkatkan risiko infertilitas.

Studi ini telah melakukan percobaan pada tikus betina yang tidur dengan lampu menyala di malam hari cenderung tidak subur.

Para peneliti pun mempercayai bahwa ritme sirkadian mempengaruhi waktu proses reproduksi pada wanita.

Baca Juga:Bernuansa Islami, Ini 150 Nama Bayi Perempuan Berawalan Huruf T

Studi lain memantau perawat yang bekerja shift malam dan efek paparan cahaya malam hari.

Ternyata sebagian besar perawat mengeluh siklus menstruasi mereka terganggu.

2. Masalah jantung

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Melatonin tidak hanya menurunkan suhu tubuh, tetapi juga tekanan darah. Jika Anda terkena cahaya di malam hari, produksi melatonin Anda ditekan.

Akibatnya, tekanan darah Anda akan meningkat. Pada akhirnya, fluktuasi yang teratur bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Berat badan bertambah

Ilustrasi perempuan gemuk (shutterstock)
Ilustrasi perempuan gemuk (shutterstock)

Kelebihan cahaya buatan di malam hari bisa menjadi penyebab metabolisme melambat. Selain itu, gangguan tidur dan ritme sirkadian bisa menyebabkan obesitas.

Sebuah penelitian yang memantau lebih dari 43.000 wanita mengungkapkan bahwa mereka yang tidur dengan TV menyala mengalami kenaikan berat badan.

Perubahan terjadi terlepas dari kualitas atau durasi tidur mereka.

4. Perubahan hormonal

Satu sumber cahaya bisa mengubah keseimbangan hormonal. Cahaya dari smartphone, TV, atau komputer berkontribusi terhadap defisiensi melatonin.

Selain itu, proses biologi lainnya terganggu, seperti melatonin. Tidur yang terganggu bisa meningkatkan hormon Penuaan dan mengurangi hormon anti-Penuaan.

5. Depresi

Ilustrasi Depresi (freepik)
Ilustrasi Depresi (freepik)

Sebuah penelitian menemukan bahwa paparan cahaya di malam hari meningkatkan risiko depresi. Karena, gangguan ritme sirkadian bisa menyebabkan masalah depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini