facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seruan Boikot Saipul Jamil Sampai Kuping Anggota DPR: Hentikan Tayangan Saipul Jamil

Pebriansyah Ariefana Senin, 06 September 2021 | 12:05 WIB

Seruan Boikot Saipul Jamil Sampai Kuping Anggota DPR: Hentikan Tayangan Saipul Jamil
Unggahan Soal Saipul Jamil [change.org]

Hal itu dikatakan Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perlu mendengarkan aspirasi masyarakat.

SuaraBekaci.id - Boikot Saipul Jamil, artis pelaku pedofilia sudah sampai ke kuping anggota DPR. Anggota DPR minta KPI hentikan tayangan TV yang berisi Saipul Jamil.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perlu mendengarkan aspirasi masyarakat.

Di mana televisi tidak lagi menayangkan sosok Saipul Jamil usai dirinya bebas dari penjara. Petisi boikot Saipul Jamil yang sudah dibubuhkan tanda tangan lebih dari 300 ribu, menjadi gambaran bahwa masyarakat mengalami keresahan. Karena itu, KPI perlu mendengar masukan masyarakat.

Saipul Jamil tampil perdana di TV usai bebas penjara. [Hops.id]
Saipul Jamil tampil perdana di TV usai bebas penjara. [Hops.id]

"Ya kalau sudah ratusan ribu masyarakat tanda tangan petisi, hendaknya KPI perlu menghentikan tayangan tersebut. Ini kan sudah dianggap meresahkan masyarakat," kata Bobby kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: KPAI soal Boikot Saipul Jamil: Alarm Positif Perlindungan Anak di Masa Depan

DPR mendapatkan informasi bahwa KPI pada Senin (6/9/2021) siang hari ini akan menggadakan rilis untuk memberikan imbauan.

Imbauan itu ditujukan kepada televisi agar tidak lagi menayangkan figur Saipul Jamil.

Ekspresi bahagia Pedangdut Saipul Jamil saat meninggalkan Lembaga Permasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (2/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ekspresi bahagia Pedangdut Saipul Jamil saat meninggalkan Lembaga Permasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (2/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Informasi yang kami terima dari ketua KPI, KPI stelah menyerap aspirasi masyarakat, akan mengimbau stasiun TV untuk tidak menayangkan figur yang bersangkutan. Siang ini akan melakukan rilis infonya," kata Bobby.

Sebelumnya, KPI meminta stasiun televisi peka dan memahami trauma korban pelecehan orientasi seksual Saipul Jamil.

Lembaga penyiaran publik itu meminta seluruh lembaga penyiaran televisi untuk tidak melakukan amplifikasi dan glorifikasi (membesar-besarkan dengan mengulang dan membuat kesan merayakan) tentang pembebasan Saiful Jamil dalam isi siaran.

Baca Juga: Dukung Gus Miftah, Warganet Sebut Euforia Saipul Jamil Keluar Penjara Enggak Berfaedah

Saipul Jamil bebas penjara, Kamis (2/9/2021). [Yuliani/Suara.com]
Saipul Jamil bebas penjara, Kamis (2/9/2021). [Yuliani/Suara.com]

Permintaan ini disampaikan KPI untuk merespon sentimen negatif publik terkait pembebasan dan keterlibatan yang bersangkutan di beberapa program acara TV.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait