alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Stephen Harmon, Penolak Vaksin Meninggal Dunia Positif COVID-19

Pebriansyah Ariefana Senin, 26 Juli 2021 | 16:42 WIB

Stephen Harmon, Penolak Vaksin Meninggal Dunia Positif COVID-19
ILUSTRASI pemakaman pasien COVID-19 [Suara.com/Dafi Yusuf]

Cuitan terakhir Stephen Harmon diunggah pada hari Rabu, tepat sebelum dia dintubasi.

SuaraBekaci.id - Stephen Harmon, penolak vaksin meninggal dunia positif COVID-19. Stephen Harmon merupakan seorang pria berusia 34 tahun yang selalu memposting cuitan tentang menolak vaksin dilaporkan meninggal awal pekan ini karena virus corona.

Cuitan terakhir Stephen Harmon diunggah pada hari Rabu, tepat sebelum dia dintubasi.

"Saya memilih untuk menjalani intubasi, saya telah melawan hal ini sekeras yang saya bisa," tulisnya.

ILUSTRASI pemakaman pasien COVID-19. (Suara.com/Yaumal Asri)
ILUSTRASI pemakaman pasien COVID-19. (Suara.com/Yaumal Asri)

"Tapi sayangnya itu mencapai titik pilihan kritis & sebanyak yang saya benci, saya harus melakukannya, saya lebih suka itu atas dasar kemauan daripada darurat paksa. Tidak tahu kapan saya akan bangun, mohon doanya.”

Baca Juga: Sampah Medis Bisa Tularkan Covid-19, Sejumlah Petugas di Jakarta Terpapar

Di akun Instagram pribadinya, Harmon memposting foto dari ranjang rumah sakit.

Menyadur CBS Los Angeles Senin (26/7/2021), dia menulis menderita radang paru-paru dan berisiko mengalami kerusakan otak karena kadar oksigennya rendah.

Pada hari Minggu, tiga hari sebelum kematiannya, Harmon mentweet, “Jika Anda tidak yakin Tuhan dapat menyembuhkan saya melalui ventilator bodoh Anda, maka jauhkan Neraka dari ruang ICU saya, tidak ada ruang di sini untuk ketakutan atau kurangnya iman!”

ILUSTRASI pemakaman pasien COVID-19. (Suara.com/Yaumal Asri)
ILUSTRASI pemakaman pasien COVID-19. (Suara.com/Yaumal Asri)

Harmon adalah lulusan Hillson College dan menghadiri Gereja Hillsong di Los Angeles.

Dalam sebuah postingan Instagram, pendiri Hillsong Brian Houston menyebut Harmon sebagai salah satu orang paling dermawan.

Baca Juga: Miris, Pria yang Selalu Menolak Vaksin Covid-19 Kini Meninggal karena Virus Corona

Dr. Oren Friedman yang berada di garis depan dan merawat pasien Covid-19 di Cedars-Sinai Medical Center mengatakan rumah sakit mengalami peningkatan sepuluh kali lipat untuk kasus virus corona.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait