facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tahanan Polisi Bekasi Takut Disuntik Vaksin COVID-19 Pucet: Allahuakbar, Allahuakbar

Pebriansyah Ariefana Senin, 21 Juni 2021 | 13:14 WIB

Tahanan Polisi Bekasi Takut Disuntik Vaksin COVID-19 Pucet: Allahuakbar, Allahuakbar
Tahanan polisi Bekasi takut vaksin COVID-19 hingga teriak Allahuakbar. (Suara.com/Imam)

Vaksinasi COVID-19 ini berlangsung dari mulai 7 Juni sampai dengan 30 Juni 2021.

SuaraBekaci.id - Sebanyak 9 orang tahanan polisi Bekasi jalani Vaksin COVID-19 di Polsek Bekasi Selatan, Senin (21/6/2021). Sebagain dari mereka takut. Tahanan polisi Bekasi takut vaksin COVID-19 hingga teriak Allahuakbar.

Kegiatan vaksinasi ini juga di berlaku bagi warga Bekasi Selatan. Polsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syaf'i menyampaikan bahwa terdapat beberapa tahanan yang juga dilakukan vaksinasi.

"Hari ini juga ada tahanan Polsek Bekasi Selatan, walaupun mereka bermasalah dengan hukum, tapi juga kita manusia kan, kesehatannya juga kita perhatikan," jelasnya, Senin (21/6/2021).

"Para tahanan yang ada di Polsek Bekasi Selatan yang berjumlah 9 orang," lanjutnya.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Sinopharm

Vaksinasi COVID-19 ini berlangsung dari mulai 7 Juni sampai dengan 30 Juni 2021.

Antrean masyarakat yang menunggu vaksin di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021). [Suara.com/Dian Latifah]
Antrean masyarakat yang menunggu vaksin di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

"Kita mulai dari 7 Juni kemarin, vaksin yang kita laksanakan di Polsek Bekasi Selatan selama sampai dengan 30 Juni," katanya.

Pantauan SuaraBekaci.id, terdapat beberapa tahanan yang takut untuk di vaksin.

Tahanan ini memiliki tato di lengan bagian kirinya, sehingga polisi sampai melontarkan kalimat 'kamu di tato berani, di suntik takut' katanya.

Tahanan ini juga sampai teriak 'Allahuakbar, Allahuakbar'.

Baca Juga: Cara Daftar Vaksin COVID-19 di Kota Tangerang Lewat Online, Mudah Tak Pakai Antre

Sementara itu warga Susi (56) merasakan senang karena mendapatkan kesempatan untuk di Vaksin. Dia juga merasakan pegal ketika setelah di Vaksin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait