facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bela Raffi-Nagita Jadi Ikon PON Papua, Olvah Alhamid: Sabang Sampai Merauke Tahu Mereka

Antonio Juao Silvester Bano Jum'at, 04 Juni 2021 | 13:08 WIB

Bela Raffi-Nagita Jadi Ikon PON Papua, Olvah Alhamid: Sabang Sampai Merauke Tahu Mereka
Model Olvah Alhamid saat ditemui awak media di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, kata dia, terdapat masyarakat yang menaruh perhatian kepada PON Papua setelah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ikut menyosialisasikannya.

SuaraBekaci.id - Model Olvah Alhamid mendukung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi ikon Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Dia mengaku memiliki sejumlah alasan hingga mendukung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Olvah Alhamid semula menyatakan bahwa dirinya sepakat Boaz Solossa menjadi duta PON XX Papua mendatang. Karena, menurutnya, Boaz Solossa merupakan orang yang merepresentasikan kegiatan tersebut.

Dia kemudian, menyarankan agar semua pihak mempercayakan pelaksanaan PON Papua kepada pemerintah.

"Kenapa kita harus mempercayakan ini kepada pemerintah?, karena orang-orang yang duduk di pemerintahan itu bukan orang orang sembarangan itu kan orang-orang yang dicomot sana-sini. Maksudnya yang tidak punya kapabilitas dan tidak punya kapasitas apapun itu. Orang-orang yang di pemerintahan adalah orang-orang yang dipilih untuk duduk di bangku pemerintahan," katanya dalam tayangan video di akun instagramnya.

Baca Juga: Raffi Ahmad Klarifikasi Kontroversi Nagita Slavina jadi Ikon PON XX Papua

"Sehingga jika mereka memilih Kakak Boaz Solossa sebagai duta Pon Papua berarti mereka punya alasan khusus itu loh," sambungnya.

Olva Alhamid.[Instagram/Olva Bwefar Alhamid]
Olva Alhamid.[Instagram/Olva Bwefar Alhamid]

Dia juga yakin pemerintah memilih alasan khusus memilih Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai ikon PON Papua.

Olvah menyatakan, pendapatnya memang berbeda dengan sejumlah publik figur lain. Namun dia memiliki alasan terkait dengan hal tersebut.

"Karena begini pemerintah menyadari betul bahwa pemerintah tidak cukup kapasitasnya untuk menjangkau lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke dalam waktu singkat dalam biaya yang minim, pemerintah tidak punya kapasitas itu," katanya

"Sehingga apa, sehingga dirangkul lah orang-orang yang menurut pemerintah punya kapasitas ini, contohnya ya Kakak Raffi dan Kakak Nagita. Mereka punya kapasitas ini, tidak ada orang yang tidak tahu kakak Rafi dan Kakak Nagita, Sabang sampai Merauke ini semua tahu mereka," sambung Olvah.

Baca Juga: Dian Sastrowardoyo Suarakan Opini Terkait Ikon PON Papua, Malah Dicibir Netizen

Selain itu, kata dia, terdapat masyarakat yang menaruh perhatian kepada PON Papua setelah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ikut menyosialisasikannya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait