Ferdinand Sebut Jakarta Kini Hanya Teratas Soal Hal Buruk dan Negatif

Ferdinand Hutahaean menyampaikan hal itu saat mengomentari pemberitaan"Warga Bali Kalahkan Jakarta Soal Kepatuhan Pakai Masker".

Antonio Juao Silvester Bano
Selasa, 25 Mei 2021 | 06:35 WIB
Ferdinand Sebut Jakarta Kini Hanya Teratas Soal Hal Buruk dan Negatif
Ferdinand Hutahaean.(Instagram/@ferdinand_hutahaean)

SuaraBekaci.id - Politikus Ferdinand Hutahaean menyebut bahwa Jakarta kini hanya teratas mengenai sesuatu yang buruk dan negatif.

Ferdinand Hutahaean menyampaikan hal tersebut saat mengomentari pemberitaan berjudul "Warga Bali Kalahkan Jakarta Soal Kepatuhan Pakai Masker".

Komentar itu dia sampaikan melalui akun twitternya, Selasa (25/5/2021).

"Jakarta kini hanya teratas soal2 buruk dan negatif," cuit Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga:Ferdinand Hutahaean Polisikan Pengguna Akun Twitter dengan Tuduhan UU ITE

Dia lalu menyebutkan sejumlah hal negatif yang dimaksudkan.

Cuitan Ferdinand Hutahaean.[Twitter/@FerdinandHaean3]
Cuitan Ferdinand Hutahaean.[Twitter/@FerdinandHaean3]

"Radikalisme, intoleransi, udara kualitas terburuk dan banyak masalah negatif lainnya," demikian cuitan Ferdinand Hutahaean.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini