facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger! Warga Temukan Mayat Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap di Pintu Sungai

Antonio Juao Silvester Bano Selasa, 09 Maret 2021 | 23:15 WIB

Geger! Warga Temukan Mayat Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap di Pintu Sungai
ILUSTRASI Penemuan mayat bayi di sungai kecil, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (30/8/2020). [Istimewa]

Sejumlah warga dibikin geger dengan penemuah mayat bayi laki-laki yang masih merah di pintu sungai.

SuaraBekaci.id - Sejumlah warga dibikin geger dengan penemuah mayat bayi laki-laki yang masih merah di pintu sungai. Mayat bayi tersebut diduga korban hubungan gelap.

Maya bayi laki-laki itu ditemukan di Jalan Desa Gang Haji Pagih, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung pada Selasa (9/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Mayi bayi itu ditemukan petugas yang menjaga pintu air di aliran sungai yang melintasi TKP.

Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin menyatakan, mayat itu diduga korban hubungan gelap. Pasalnya, di lokasi tersebut kerap ditemukan mayat bayi.

Baca Juga: Igbonefo Tak Masalah Di manapun Persib Bertanding di Piala Menpora 2021

"Di sana kan pintu air, jadi sepertinya mayat-mayat yang dibuang di sungai itu tertahan di sana. Mungkin saja dibuangnya di hulu sungai, dan mayat terseret oleh arus sungai karena hujan besar. Makanya, pelakunya belum tentu warga sekitar," kata Asep dilansir dari AyoBandung.com -- jaringan Suara.com.

Pihaknya memperkirakan bahwa mayat itu dibuang pada hari yang sama.

"Kemungkinan (dibuang) di hari yang sama. Baru beberapa jam lahir kayaknya. Soalnya, ari-arinya juga masih menggantung," ujarnya.

Polsek Kiaracondong tenah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pembuang bayi tersebut. Pelaku akan didakwa atas kasus pembunuhan dan terancam hukuman penjara.

"Iya, akan kami tindak karena itu termasuk pembunuhan. Ancaman hukumannya bisa di atas lima tahun itu," tegasnya.

Baca Juga: Nick Kuipers Antusias Tatap Persaingan di Grup D Piala Menpora

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait