Soal Banjir, Dahnil Anzar Ajak Semua Pihak Berlomba-lomba dalam Kebaikan

Dahnil Anzar Simanjutak mengajak semua pihak untuk menjalankan politik berlomba-lomba dalam kebaikan di tengah bencana banjir yang tengah melanda sejumlah wilayah.

Antonio Juao Silvester Bano
Selasa, 23 Februari 2021 | 23:39 WIB
Soal Banjir, Dahnil Anzar Ajak Semua Pihak Berlomba-lomba dalam Kebaikan
Jubir Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Suara.com/Arga).

SuaraBekaci.id - Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjutak mengajak semua pihak untuk menjalankan politik berlomba-lomba dalam kebaikan di tengah bencana banjir yang tengah melanda sejumlah wilayah.  Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan hal itu dalam sebuah utasan di akun twitternya @Dahnilanzar.

Pertama dia menyatakan bahwa kebencian politik menggeser empati sebagian orang menjadi sekadar ejekan dalam peristiwa banjir. Baik banjir Jakarta, banjir Jawa Tengah maupun banjir Jawa Barat.

"Kebencian Politik menggeser empati sebagian orang menjadi sekedar ejekan. Banjir di Jakarta dijadikan momen memuaskan kebencian politik melalui ejekan terhadap @aniesbaswedan pun demikian banjir di Jawa Tengah ejekan pun dialamatkan ke @ganjarpranowo atau di jabar ke @ridwankamil," tulis Danhil di akun twitternya dikutip Suara.com, Selasa (23/2/2021).

Bagi sebagian orang lagi, kata dia, banjir yang menimpa banyak daerah menjadi ladang amal.

Cuitan Dahnil Anzar Simanjutak.[Twitter/@Dahnilanzar]
Cuitan Dahnil Anzar Simanjutak.[Twitter/@Dahnilanzar]

"Dan bagi sebagian orang lagi, Banjir yang menimpa banyak daerah itu justru menjadi "ladang amal" menghidupkan spirit ta'awun, tolong menolong atau gotongroyong. Dengan tentu sambil menyampaikan kritik konstruktif bila memang ada yg alpha dengan kebijakan," cuitnya.

Dia berharap agar politik saling ejek dapat diganti menjadi politik berlomba-lomba dalam kebaikan.

"Saya berharap setelah banyak kontestasi politik yang terus menguras rasa dan emosi, kita bisa sejenak masuk "pitstop" berkontemplasi untuk mengubur benci, sehingga politik saling ejek ini bisa berganti menjadi politik berlomba-lomba dalam kebaikan (Fastabiqul Khoirot)," katanya.

Dia menerangkan, pitsop politik yang dia maksud bukan bermakna berhenti melainkan bekerja.

"Bekerja untuk kebaikan publik sesuai dengan kemampuan dan tanggungjawab, sambil memperbaiki semua proses politik kita yang lebih sehat dan dewasa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini