alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wali Kota Imbau Warga Kota Bekasi Tak Takut Disuntik Vaksin Covid-19

Antonio Juao Silvester Bano Jum'at, 15 Januari 2021 | 19:35 WIB

Wali Kota Imbau Warga Kota Bekasi Tak Takut Disuntik Vaksin Covid-19
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.[Dok/Pemkot Bekasi]

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku lebih percaya diri usai disuntik Vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

SuaraBekaci.id - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta warga untuk tidak takut disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Hal itu disampaikan usai menjadi orang pertama di Kota Bekasi yang disuntik vaksin buatan China tersebut di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021).

Rahmat Effendi menyatakan, warga lebih baik mengikuti proses vaksinasi untuk 

"Karena lebih baik divaksin ketimbang kita was was menunggu begitu hasil swab yang menyatakan positif" katanya.

Dia mengaku lebih percaya diri dalam menghadapi pandemi Covid-19 setelah divaksin.

Baca Juga: Pengurus RW di Bekasi Potong Bansos Rp100 Ribu

"Jadi kalau ini 65 persen kalau engga salah, dari uji klinisnya, artinya kita sudah ada persiapan antibodi di tubuh kita. Jadi kita boleh pede, karna kita sudah divaksin" ungkap Rahmat.

Rahmat Effendi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Kota Bekasi hari ini, Jumat (15/1/2021) pada pukul 10.00 WIB.

Rahmat Effendi menerima vaksinasi Covid-19 buatan Sinovac di Gate 19 Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Rahmat Effendi mengikuti sejumlah tahapan sebelum disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Mulai dari pendaftaran, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan lalu disuntik vaksin. Setelah itu, dia mendapatkan kartu tanda vaksin tahap pertama dan menunggu selama 30 menit.

Baca Juga: Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Bekasi: Lebih Sakit Digigit Semut!

Usai disuntik vaksin Covid-19, Rahmat menjelaskan, Pemkot Bekasi telah menerima sebanyak 14.106 dosis vaksin Covid-19 buatan sinovac yang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes).

"Yang kita butuhkan sebenarnya untuk nakes sebanyak 23 ribuan dan yang kita minta ke pemerintah pusat itu ada 500 ribu dari jumlah 2,4 juta warga kota bekasi" kata Rahmat.

Dia berharap agar pemerintah pusat dapat mengirimkan vaksin ke Kota Bekasi secara bertahap.

"Mudah-mudahan secara bertahap pemerintah pusat mendistribusikan apa yang kita harapkan untuk adanya satu vaksin antibodi Covid 19 di Kota Bekasi," tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait