alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Klaim Tanpa Pengawal, Irjen Fadil Bakal Sendirian saat Diperiksa Komnas HAM

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir Senin, 14 Desember 2020 | 12:49 WIB

Klaim Tanpa Pengawal, Irjen Fadil Bakal Sendirian saat Diperiksa Komnas HAM
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020). [ANTARA/Devi Nindy]

Kapolda Metro Jaya diundang Komnas HAM untuk menjelaskan peristiwa penembakan enam laskar FPI di tol Cikampek

SuaraBekaci.id - Komnas HAM menjadwalkan pemanggilan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Senin (14/12/2020), hari ini. Komnas HAM akan mengorek keterangan Irjen Fadil terkait kasus penembakan enam laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, beberapa waktu lalu.

Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengklaim Irjen Fadil akan datang ke Komnas HAM pukul 13.00 WIB untuk memenuhi panggilan. Bahkan, Yusri mengklaim Fadil akan sendiri tanpa pengawalan terkait agenda pemanggilan tragedi laskar FPI. 

"Undangan Komnas HAM beliau Kapolda Metro Jaya akan datang," kata Yusri saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).

Yusri mengaku jika Irjen Fadil nantinya akan datangi sendiri untuk menjelaskan soal tragedi berdarah laskar FPI yang ditembak mati polisi di tol. 

Baca Juga: Dukung Komnas HAM Usut Kematian 6 Laskar, FPI Kirim Karangan Bunga

"Bahkan datang sendiri ke sana (Komnas HAM) buat jelaskan," katanya.

Investigasi Komnas HAM

Komnas HAM sebelumnya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Dirut PT Jasa Marga Subakti Syukur dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Keduanya diundang untuk dimintai keterangannya terkait peristiwa berdasar enam laskar khusus pengawal Rizieq di Tol Jakarta-Cikampek.

Pantauan Suara.com, Subakti telah tiba di kantor Komnas HAM sekitar puku 10.00 WIB pagi tadi. Subakti yang mengenakan pakaian kemeja putih itu langsung memasuki kantor Komnas HAM tanpa melontarkan pernyataan sepatah kata pun.

Komnas HAM sendiri rencananya mengundang Subakti untuk meminta penjelasan soal tak berfungsinya kamera pengawas alias CCTV saat terjadinya peristiwa berdarah tersebut.

Baca Juga: Dipanggil Komnas HAM soal CCTV, Dirut Jasa Marga Bungkam

"Jasa Marga seperti yang diketahui mereka sudah menyampaikan informasi di publik ada CCTV mati termasuk salah satu bagian yang akan kami konfirmasi," kata Ketua Komnas HAM Choirul Anam di lokasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait