facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Laskar FPI Ditembak Mati, Syekh Ali Jaber Serukan Rapatkan Shaf!

Pebriansyah Ariefana Kamis, 10 Desember 2020 | 11:37 WIB

Laskar FPI Ditembak Mati, Syekh Ali Jaber Serukan Rapatkan Shaf!
Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber mengecam aksi penembakan polisi ke anak buah Habib Rizieq itu.

SuaraBekaci.id - Ulama besar Syekh Ali Jaber serukan umat muslim rapatkan syaf setelah Laskar FPI ditembak mati polisi. Syekh Ali Jaber mengecam aksi penembakan polisi ke anak buah Habib Rizieq itu.

Syekh Ali Jaber menyatakan berduga cita ke keluarga besar FPI. Khususnya ke Habib Rizieq Shihab.

"Saya turut berduka cita kepada keluarga besar FPI, khususnya guru Habib Muhammad Rizieq Shihab dan keluarga saudara-saudara kami yang ditembak mati," kata Syekh Ali Jaber dalam channel Youtubenya.

Syekh Ali Jaber mendoakan laskar FPI ditembak mati polisi diterima di sisi Allah sebagai pejuang Islam atau syuhada.

Baca Juga: Polda Jabar Panggil Rizieq, Pengacara Sampaikan Hadir Tidaknya Siang Ini

"Jangan sampai terpancing emosi dan fitnah yang lebih besar. Mari sama-sama menyatukan dan merapatkan shaf mencari solusi dengan dialog. Jangan insiden ini membuat masyarakat kebingungan. Semoga kejadian ini bisa terbongkar motifnya dan menjalankan hukum seadil-adilnya serta tidak terulang lagi," kata Syekh Ali Jaber.

Viral video pemakaman laskar FPI di Bogor disambut bidadari pelangi. Dalam video itu muncul pelangi di langit, dan dibungkan dengan pemakaman 5 jasad laskar FPI ditembak mati polisi saat mengawal Habib Rizieq Shihab. (Youtube)
Viral video pemakaman laskar FPI di Bogor disambut bidadari pelangi. Dalam video itu muncul pelangi di langit, dan dibungkan dengan pemakaman 5 jasad laskar FPI ditembak mati polisi saat mengawal Habib Rizieq Shihab. (Youtube)

Syekh Ali Jaber juga mendesak kepolisian mencari fakta penembakan laskar Habib Rizieq itu.

"Penegak hukum bisa menjalankan hukum yang sebaik-baiknya dan seadil-adilnya terhadap orang yang terlibat dalam kasus ini. Mudah-mudahan tidak terulang lagi," kata Syekh Ali Jaber.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait