Muhammad Yunus
Minggu, 24 Mei 2026 | 19:43 WIB
Suasana pernikahan tanpa dekorasi dan makanan diduga menjadi korban penipu oleh Wedding Organizer (WO) di Bekasi, Sabtu (23/5/2026) [Suara.com/ANTARA/Instagram/@meislvy]
Baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Timur meminta korban dugaan penipuan jasa penyelenggara pernikahan di Cakung segera membuat laporan resmi.
  • Dugaan penipuan mencuat setelah video pesta pernikahan di Bekasi viral karena minim dekorasi dan tidak tersedia konsumsi.
  • Pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi para korban untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai proses hukum yang berlaku.

Di tengah situasi tersebut, keluarga dan kerabat pengantin terlihat berupaya tetap melayani tamu undangan dengan membagikan makanan ringan dan air mineral secara sederhana.

Suasana haru pun terlihat dalam video yang beredar luas di media sosial. Unggahan itu juga menyoroti sosok pembawa acara atau MC yang tetap hadir meski disebut belum menerima pembayaran dari pihak WO.

"Kalian bisa liat keadaan pagi ini yang seharusnya jadi acara bahagia berubah jadi tangis semua. FYI, foto yang tengah itu kakak MC-nya super baik dia ketipu juga sama si Marwah itu tanpa dibayar dia tetap hadir," tulis akun tersebut.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti jumlah korban maupun total kerugian akibat dugaan penipuan tersebut. Polisi juga masih menunggu laporan resmi dari pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk mendalami kasus lebih lanjut.

Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa penyelenggara pernikahan, termasuk memastikan legalitas usaha dan rekam jejak penyedia jasa sebelum melakukan pembayaran dalam jumlah besar.

Load More