- Empat pekerja tewas dan tiga orang sesak napas akibat menghirup gas beracun di proyek gedung kawasan Jagakarsa, Jakarta.
- Insiden terjadi saat pekerja menguras tangki air di lantai dasar proyek bangunan tersebut pada Jumat, 3 April 2026.
- Korban meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang penampungan air sedalam tiga meter tanpa perlengkapan keselamatan kerja memadai.
SuaraBekaci.id - Proyek bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan tampak sepi usai empat pekerja tewas dan tiga orang sesak napas usai menghirup gas tangki air.
Tampak di lokasi, Sabtu, sejak pukul 09.45 WIB, di proyek bangunan itu tak ada pekerja bangunan maupun mandor.
Pagar proyek juga tampak terkunci rapat sehingga orang luar tidak bisa langsung melihat ke dalam.
Proyek bangunan yang masih dalam tahap pembangunan itu disebut-sebut untuk gedung delapan lantai.
Lokasinya terbilang strategis karena di sekitarnya terdapat restoran makanan siap saji, masjid, minimarket dan halte Transjakarta.
Salah satu seorang warga bernama Ikhsan mengatakan bangunan itu dibangun sejak awal 2026.
"Bangunannya baru dibangun, informasi mau dibangun kampus," kata Ikhsan.
Sebelumnya, Polsek Jagakarsa mengonfirmasi empat korban tewas dan tiga orang sesak napas usai menghirup gas tangki air pada proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kronologi kejadian berawal saat dua pekerja bangunan di proyek tersebut berada di lokasi pada Jumat (3/4) pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Tragis! Dua Pekerja Pakuwon Mall Bekasi Tewas dari Lantai 8 Saat Bersihkan Kaca
Saat itu, kedua korban diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih (toren) yang berada di lantai dasar (basement).
Kemudian saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang penampungan dengan kedalaman tiga meter.
Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya, namun tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety). Akhirnya, rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam penampungan.
Insiden itu mengakibatkan empat orang terjatuh dan tiga orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari toren.
Hingga akhirnya, ketiga saksi membawa para korban ke Rumah Sakit Pasar Rebo. Sayangnya, setiba di RS korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter UGD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas
-
BRI Bahas Strategi Investasi Syariah dan Pengelolaan Aset di Sharia Wealth Forum 2026
-
10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya
-
BRI Dorong Ekosistem Perumahan, Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades