- Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan, DS dan S, rekan kerja korban di Bekasi.
- Korban ditemukan dalam kondisi tanpa tangan dan kaki di dalam freezer kios ayam geprek pada Sabtu (28/3).
- Kedua pelaku merupakan pelayan yang memasak, sementara korban adalah petugas keamanan di tempat kerja mereka.
SuaraBekaci.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap terduga pelaku pembunuhan yang menyembunyikan korbannya di dalam alat pembeku makanan atau freezer di Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Dua orang pelakunya, inisialnya DS alias A dan S," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya, Senin (30/3).
Akan tetapi, dia belum dapat menjelaskan secara rinci terkait kronologi kasus pembunuhan tersebut.
Dia hanya mengatakan korban disimpan di dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki.
Polisi masih mencari bagian tubuh korban yang lain.
“Keduanya rekan kerja korban,” kata Rahim.
Kedua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) bekerja sebagai pelayan. Sekaligus mengolah dan memasak ayam hingga siap dijual.
Sementara korban adalah petugas keamanan di kios tersebut.
Sebelumnya, warga perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat dalam freezer di sebuah kios ayam geprek yang berlokasi di Blok D33 pada Sabtu (28/3).
Baca Juga: Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
Korban yang akrab disapa Pak Bedul itu merupakan pegawai di kios makanan tersebut.
Namun, penyebab kematian pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu belum diketahui, mengingat aparat kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.
Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu terjun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Proses itu didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.
Di mata warga, Pak Bedul bukan sekadar pegawai kios karena ia juga dikenal ramah, ringan tangan dalam konotasi positif serta mudah bergaul.
Tak heran, kepergiannya pun membuat gempar sekaligus menimbulkan rasa kehilangan bagi warga maupun sesama pedagang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka