- PMI menyiapkan 2.500 ton logistik, termasuk perlengkapan sekolah, untuk rehabilitasi dan tanggap darurat.
- Ketua Umum PMI Jusuf Kalla meninjau logistik di Jakarta Selatan pada Kamis (01/01/2026).
- Bantuan dijadwalkan dikirim Sabtu (03/01/2026) menggunakan kapal Kalla Lines untuk distribusi segera.
SuaraBekaci.id - Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan bantuan logistik dalam jumlah besar untuk mendukung rehabilitasi dan penanganan darurat, termasuk perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah.
Total logistik yang disiapkan mencapai sekitar 2.500 ton dan dijadwalkan mulai dikirim dalam waktu dekat.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan, bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar, mulai dari buku pelajaran, alat tulis, ransel sekolah, hingga alat-alat kebersihan dan rehabilitasi.
Hal itu disampaikannya usai meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (01/01/2026).
“Anak-anak sudah mulai masuk sekolah, jadi kami siapkan kebutuhan pendidikan, berupa buku tulis sebanyak 1,5 juta , 20 ribu paket sekolah” ujar Jusuf Kalla.
Selain perlengkapan pendidikan, PMI juga menyiapkan alat-alat pembersihan untuk mendukung proses rehabilitasi pascabencana.
Bantuan tersebut antara lain berupa cangkul, peralatan kebersihan, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk membersihkan rumah dan lingkungan terdampak.
“Sebagian bantuan ini memang untuk tanggap darurat, tetapi lebih banyak difokuskan pada rehabilitasi,” katanya.
PMI juga menyiapkan armada tangki air, dengan rincian 60 unit untuk penyediaan air bersih dan 30 unit khusus untuk pembersihan.
Baca Juga: Dapat Dimanfaatkan! JK Sarankan Kayu Bekas Banjir di Padang Jadi Bahan Bangunan
Seluruh bantuan tersebut direncanakan mulai diberangkatkan sabtu 03 januari 2026 dengan menggunakan kapal Kalla Lines.
Jusuf Kalla menegaskan, PMI akan terus memastikan distribusi bantuan berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya dalam mendukung pemulihan dan keberlanjutan aktivitas pendidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK