- Ketua Umum SNPMB 2026 akan mengumumkan persentase TKA dan rapor untuk SNBP Desember 2025, setelah menerima data dari Kemendikdasmen.
- Formulasi persentase TKA bertujuan menekankan asas keadilan dan mencegah kerugian calon mahasiswa akibat kendala teknis pelaksanaan TKA.
- TKA dilaksanakan sebagai validator nasional untuk memvalidasi nilai rapor yang sebelumnya dikeluhkan rentan dimanipulasi demi kelolosan SNBP.
SuaraBekaci.id - Ketua Umum Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB 2026 Eduart Wolok mengatakan pihaknya bakal mengumumkan jumlah persentase nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam proses Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pada Desember 2025.
Eduart mengatakan pihaknya akan merumuskan formula persentase TKA dalam proses seleksi tersebut dalam waktu dekat setelah memperoleh hasil TKA dari pihak Kemendikdasmen.
“Formula rumusan TKA dalam proses seleksi dan sebagainya itu akan kami rumuskan dalam waktu dekat setelah kami memperoleh nilai TKA dan kami berharap mungkin dalam bulan Desember ya bisa kami umumkan jumlah persentasenya berapa, rapor berapa karena proses SNBP secara administratif berlangsung mulai Januari 2026,” kata Eduart usai menghadiri Pembukaan Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (19/11).
Lebih lanjut, ia menegaskan formulasi persentase nilai TKA yang nantinya digabung dengan nilai rapor menekankan pada asas keadilan sehingga proses seleksi tersebut jauh lebih baik dengan adanya penambahan indikator penilaian.
“Prinsipnya kami tidak ingin merugikan calon mahasiswa apalagi kalau misalnya didapati dalam pelaksanaan TKA itu ada yang terkendala karena akses jaringan tentu tidak fair kalau lantas dia gugur. Prinsipnya penambahan indikator penilaian itu kami fokuskan untuk asas keadilan dan fairness sehingga proses seleksi itu jauh lebih baik,” tegasnya.
Adapun sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum menerima laporan evaluasi apapun terkait pelaksanaan TKA yang tengah berjalan, termasuk tren pelaksanaan TKA di berbagai daerah.
Pada kesempatan itu, Eduart pun kembali menegaskan semangat dari pelaksanaan TKA adalah sebagai validator nilai rapor yang rentan dimanipulasi guna meloloskan siswa pada jalur SNBP.
“Nilai rapor ini sebelumnya banyak menerima protes karena disebutkan nilai rapor ini ada yang dimanipulasi dan sebagainya, nah dengan adanya TKA yang dilaksanakan secara nasional ini bisa menjadi pengukur untuk memvalidasi nilai rapor,” ujarnya.
Baca Juga: Pemuda di Bekasi Diamuk Massa Gegara Lecehkan Anak SD, Mat Yasin: Ngakunya Mahasiswa
Sebelumnya dalam kegiatan Taklimat Media Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Jakarta Pusat pada Kamis (6/11) sore, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan pihaknya akan memberikan seluruh hasil akhir TKA setiap murid beserta pelanggaran yang dilakukan kepada Panitia SNBP.
“Tetapi apa yang kita alirkan datanya itu adalah hasil dari mereka sendiri dan sudah melalui proses apakah terjadi kecurangan atau tidak dari setiap murid sehingga nanti mungkin kalau kena sanksi di dalam proses TKA ini nilainya 0 nanti aliran datanya 0 ke SNBP,” tegas Toni.
Ia juga menegaskan pihaknya tidak menyediakan kebijakan banding maupun ujian susulan bagi peserta yang sudah ujian selain mereka yang mengalami kendala teknis dan sudah melaporkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
BRI Peduli Bekali 60 Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan dan Pendampingan Usaha
-
Kaca Mobil Adinda Cresheilla Hancur Dilempar Batu, Polisi Buru Pelaku
-
Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras
-
Bayar Pajak Kendaraan di Bekasi Bisa Dicicil, Begini Caranya
-
Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern