SuaraBekaci.id - Sejumlah warga di Perumahan Telaga Mas, Jalan Telaga Elok 1, RT 06 RW 13 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, ramai menjual rumahnya.
Hal itu terlihat dari sejumlah warga yang menampilkan iklan ‘rumah dijual’ di depan rumah mereka masing-masing.
Ketua RT 06/RW 013 setempat Rosadi (39), mengatakan banyaknya warga yang mendadak menjual rumahnya dikarenakan takut lantaran ada tower provider berdiri di atas rumah milik pasangan suami-istri bernama Waluyo dan Sri Wulandari.
“(Alasan dijual) yang penting keselamatan kita, kalau misalnya ada yang mau beli ya alhamdulillah. Tapi faktanya tidak ada yang mau beli,” kata Rosadi, Jumat (31/1/2025).
Rosadi menyebut, total ada sekitar 10-15 rumah yang terpaksa dijual pasca pembangunan tower tersebut.
Selain terlihat mengiklankan rumah, sejumlah warga juga kompak memasang tulisan penolakan atas pembangunan tower di depan rumah mereka.
Rosadi menyebut, saat pembangunan tower dimulai pada Juli 2023, reaksi penolakan warga sudah mulai terjadi.
Warga bahkan sampai mengajukan gugatan ke Pemgadilan Negeri Bekasi agar pendirian tower itu dihentikan.
Namun, kini gugatan para warga telah sampai pada tahapan putusan dengan hasil ditolak.
Baca Juga: Pak Dedi Mulyadi Tolong! Warga Bekasi Ketakutan Mati Tertimpa Tower BTS
“(Putusan PN) keluar bulan Januari, hasilnya ditolak karena ngabur gugatannya,” ucap Rosadi.
Meski begitu, warga terus berupaya agar tower tersebut dibongkar. Mereka pun kini tengah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung.
Rosadi pun berharap, agar keluhan para warga didengar oleh Pemerintah Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat.
"Harapan saya dan warga, agar negara hadir di sini, mudah-mudahan dibongkar," pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Pak Dedi Mulyadi Tolong! Warga Bekasi Ketakutan Mati Tertimpa Tower BTS
-
Bahaya! Fenomena di Bekasi: Tower BTS Dibangun di Atas Rumah Warga
-
17 Jam Banjir Kepung Bekasi, Warga Pondok Ungu Ngeluh Gak Bisa Cari Nafkah
-
Tewas Tertimpa Tower di Bekasi, Jasad Rustadi Berhasil Dievakuasi Setelah 2 Hari
-
Diguyur Hujan Deras, Bekasi Dikepung Banjir: Ada 14 Titik Tertinggi 1 Meter
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK