SuaraBekaci.id - Rencana anggaran salah satu organisasi masyarakat (Ormas) di Bekasi untuk perayaan tahun baru tengah menjadi perbincangan di media sosial.
Hal tersebut viral usai akun Instagram @folkkonoha mengunggah sebuah foto menampilkan surat anggaran yang dikeluarkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ormas di Kecamatan Bekasi Selatan.
"Rencana kegiatan malam tahun baru 2024/2025," bunyi tulisan dalam unggahan tersebut, seperti dikutip SuaraBekaci.id.
Dalam surat anggaran itu, tercantum bahwa total dana yang dibutuhkan mencapai Rp44 juta.
Untuk informasi, dikutip dari sejumlah sumber angka Rp44 juta itu setara dengan gaji minimum PNS Jepang yakni sebesar 405.049 Yen per bulan atau setara Rp44,15 juta per tahun.
Anggaran tersebut direncanakan untuk berbagai kebutuhan, seperti pembuatan proposal, amplop, atribut kegiatan, sewa tenda, dekorasi, logistik, hingga hiburan yakni tarian anak dan pertunjukan musik dangdut.
Menanggapi isu ini, Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Untung Riswaji menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait dugaan pungutan liar (pungli) dari Ormas yang membuat anggaran tersebut.
"Tidak ada laporan dari masyarakat ataupun warga ataupun pengusaha," kata Untung saat dikonfirmasi, Jumat (27/12/2024).
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi surat tersebut dan jika diminta dana oleh pihak Ormas.
Baca Juga: Wisata Religi Digandrungi, Begini Komitmen PT WHI Puaskan Konsumen
"Ya kalau memang itu (ada), abaikan dan laporankan kepada pihak kepolisian," pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia