SuaraBekaci.id - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menjalankan program-program pemberdayaan untuk terus menambah jumlah pengusaha muda di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mendukung visi pemerintah dalam menyambut Indonesia Emas 2045.
Salah satu program pemberdayaan BRI untuk pengusaha muda adalah Program Pengusaha Muda Brilian (PMB) yang hadir kembali. Tahun ini adalah tahun keempat program Pengusaha Muda Brilian terselenggara, dan di tahun ini terdapat 2.196 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mendaftar.
Angka tersebut menunjukkan respons positif dari pengusaha UKM Indonesia, jumlahnya meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Director Commercial, Small, and Medium Business BRI, Amam Sukriyanto mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan luas terhadap kemajuan dan pengembangan kapasitas serta kualitas UKM terutama untuk para pengusaha muda di Indonesia.
PMB 2024 diselenggarakan di 10 kota, termasuk dua kota penyelenggaraan baru yaitu Palembang dan Balikpapan. Kota penyelenggaraan di Palembang mangakomodir jangkauan wilayah Sumatera Barat dan kota penyelenggaraan Balikpapan mengakomodir jangkauan wilayah Kalimantan karena pertimbangan kedekatan dengan wilayah IKN dan terdapat potensi perkembangan ekonomi di sana.
“BRI memandang semangat UKM di Indonesia, khususnya di 10 kota wilayah penyelenggaraan harus terus didukung dengan kapasitas BRI sebagai lembaga keuangan yang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan UKM melalui progam pemberdayaan,” ujarnya.
Kategori Pengusaha Muda Brilian pun bertambah menjadi 5 kategori (dari sebelumnya 4 kategori), yaitu food & beverage, fashion & wastra, accessories & beauty, home décor & craft, dan healthcare/wellness.
Nantinya akan dipilih lima terbaik dari masing-masing kategori sebagai pemenang dan 1 juara favorit yang mendapat voting paling banyak melalui website PMB dengan hadiah total Rp390 juta dan pinjaman dengan suku bunga subsidi 0% (syarat dan ketentuan yang berlaku). Tak hanya itu, pemenang juga akan dicarikan market seperti kolaborasi dengan pasar ritel.
Salah satu contoh alumni Pengusaha Muda Brilian yang sukses adalah Orlenalycious dari Bali, yang merasakan kenaikan omset 20-30% setelah mengikuti PMB. Mereka mendapatkan dampak positif terutama dari sisi awareness, opportunity untuk collab, dan interact dengan brand lebih besar atau dengan business owner yang lain.
Baca Juga: 76 Paskibraka dan 59 Tenaga Pendukung Paskibraka Tingkat Pusat Dapat Beasiswa dari BRI
Diharapkan kisah inspiratif tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan bangsa.
Berita Terkait
-
BRI Beraksi: 22 Ton Sampah MotoGP Mandalika Berhasil Diolah
-
BRI dan Pelni Berkolaborasi, Tiket Kapal Kini Bisa Dibeli di Agen BRILink
-
Berikut Langkah Mudah Belanja Harian di BRImo, Praktis dan Anti Ribet
-
Cari Tempat Makan Enak & Murah Meriah? Begini Cara Tanya Sabrina
-
Gak Cuma Lari! OPPO Run 2024 Bersama BRImo Suguhkan Pengalaman Sport-Tourism dan Teknologi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK