Galih Prasetyo
Kamis, 04 April 2024 | 17:53 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (tengah) menyampaikan pandangannya terkait hasil Pemilu 2024 di DPP PSI, Jakarta, Selasa (21/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraBekaci.id - Spanduk berisikan dukungan untuk Kaesang Pangarep maju menjadi calon Wali Kota Bekasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang bertebaran di Kota Bekasi.

Spanduk bertuliskan ‘Kami Mendukung Kaesang Jadi Wali Kota Bekasi’ itu sebelumnya terpampang di Jalan Chairil Anwar dan Jalan Insinyur H. Juanda, Kota Bekasi.

Spanduk tersebut pun mendapat respon dari sejumlah warga Bekasi, salah satunya Wahyu (27) yang mengaku keberatan dengan isi spanduk tersebut.

Baca juga:

“Gak banget (Kaesang jadi Wali Kota Bekasi), Bekasi Kota itu ada berkat tumpah darah para pahlawan bukan dari sang Bapak yg mengulurkan tangan,” kata Wahyu kepada SuaraBekaci.id, Kamis (4/4/2024).

Meski Wahyu mengakui, bahwa dirinya sebagai pemuda pun juga menginginkan sosok pemimpin muda untuk memimpin Kota Bekasi. Namun menurutnya, Kaesang belum cukup memiliki kapabilitas soal dunia politik apalagi untuk memimpin suatu daerah.

Kaesang Difavoritkan Jadi Wali Kota Bekasi, Kalah Kuat Kalau Jadi Gubernur DKI? [Bekasi24jam.com]

“Butuh banyak waktu buat Kaesang menjadi calon Wali Kota. Kalau dari kacamata saya, Kaesang perlu lah sekolah lagi 4 tahun, lalu ikut organisasi semacam partai politik, ikut-ikut diklat gitu loh, biar gak cengeng nantinya,” ucapnya.

Selain itu, menurut Wahyu jika Kaesang betul-betul maju dalam Pilkada 2024, itu artinya isu dinasti politik keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin menguat.

Baca juga:

Baca Juga: Pembunuh Prajurit TNI di Bekasi Ditangkap: Korban Diteriaki Begal oleh Pelaku

Sebab sebelum Kaesang, sejumlah anak Jokowi lainnya seperti Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Bobby Nasution juga sudah menjajakan kakinya lebih dulu menjadi kepala daerah, saat Presiden RI ke 7 itu masih menjabat.

“Saya mencium politik dinasti sedang dibangun yang entah apa tujuannya,” tutur Wahyu.

Menurut Wahyu, Kaesang sebelumnya disebut sebagai pengusaha sukses, maka akan lebih baik jika dia melebarkan sayapnya dalam dunia usaha.

“Toh sebelumnya dia kan pengusaha sukses tuh, ya kenapa gak dilanjutin aja usahanya kok malah jadi politisi,” imbuhnya.

Selain Wahyu, warga Bekasi lainnya yang ikut berkomentar adalah Rini (25). Rini megaku kaget saat mengetahui adanya spanduk berisikan dukungan untuk putra sulung Jokowi itu maju menjadi calon Wali Kota Bekasi.

Senada dengan Wahyu, Rini juga mengaku kurang setuju jika Kaesang maju menjadi calon Wali Kota Bekasi. Menurutnya, gelar pengusaha sudah melekat di tubuh suami Erina Gudono itu dan akan lebih baik jika Kaesang terus melanjutkan karir di dunia usaha.

Load More